sajada doa masalah

 

Doa Saat Menghadapi Masalah

 

يَا حَيُّ يَا قَيُّومُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيثُ

Ya hayyu ya qoyyum bi rahmatika astaghiits

“Wahai Yang Maha Hidup Kekal, Yang terus menerus mengurus ( mahluk-Nya ), hanya dengan rahmat-Mu saja, saya meminta pertolongan.

 

 

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا كَرَبَهُ أَمْرٌ قَالَ يَا حَيُّ يَا قَيُّومُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيثُ

 

Dari Anas bin Malik berkata, “Adalah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, apabila menghadapi suatu masalah, beliau berdoa,”Wahai Yang Maha Hidup Kekal, Yang terus menerus mengurus ( mahluk-Nya ), hanya dengan rahmat-Mu saja, saya meminta pertolongan.” (HR. al-Tirmidzi no. 3524. Dihassankan oleh Al-Albani dalam Silsilah Shahihah, no. 3182)

 

 

Nama Allah Al-Hayyu Al-Qayyum dalam dzikir pagi petang

 

يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيْثُ، وَأَصْلِحْ لِيْ شَأْنِيْ كُلَّهُ وَلاَ تَكِلْنِيْ إِلَى نَفْسِيْ طَرْفَةَ عَيْنٍ أَبَدًا

 

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda pada Fatimah (puterinya), “Apa yang menghalangimu untuk mendengar wasiatku atau yang kuingatkan padamu setiap pagi dan petang yaitu ucapkanlah:

 

“Ya hayyu ya qoyyum bi rahmatika astaghiits, wa ash-lihlii sya’nii kullahu wa laa takilnii ilaa nafsii thorfata ‘ainin abadan [artinya: Wahai Rabb Yang Maha Hidup, wahai Rabb Yang Berdiri Sendiri tidak butuh segala sesuatu, dengan rahmat-Mu aku minta pertolongan, perbaikilah segala urusanku dan jangan diserahkan kepadaku sekali pun sekejap mata tanpa mendapat pertolongan dari-Mu selamanya].” (HR. Ibnu As Sunni dalam ‘Amal Al-Yaum wa Al-Lailah no. 46, An-Nasa’i dalam Al-Kubra 381: 570, Al-Bazzar dalam musnadnya 4/ 25/ 3107, Al-Hakim 1: 545. Sanad hadits ini hasan sebagaimana dikatakan oleh Syaikh Al-Albani dalam Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah no. 227).

 

 

 

Meminta dengan nama Allah yang agung Al-Hayyu Al-Qayyum dalam do’a

 

عَنْ أَنَسٍ أَنَّهُ كَانَ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- جَالِسًا وَرَجُلٌ يُصَلِّى ثُمَّ دَعَا اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ بِأَنَّ لَكَ الْحَمْدَ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ الْمَنَّانُ بَدِيعُ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضِ يَا ذَا الْجَلاَلِ وَالإِكْرَامِ يَا حَىُّ يَا قَيُّومُ.

فَقَالَ النَّبِىُّ -صلى الله عليه وسلم- « لَقَدْ دَعَا اللَّهَ بِاسْمِهِ الْعَظِيمِ الَّذِى إِذَا دُعِىَ بِهِ أَجَابَ وَإِذَا سُئِلَ بِهِ أَعْطَى

 

Dari Anas, ia pernah bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang dalam keadaan duduk lantas ada seseorang yang shalat, kemudian ia berdo’a,

 

“Allahumma inni as-aluka bi-anna lakal hamda, laa ilaha illa anta al-mannaan badii’us samaawaati wal ardh, yaa dzal jalali wal ikram, yaa hayyu yaa qayyum [artinya: Ya Allah, aku meminta pada-Mu karena segala puji hanya untuk-Mu, tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Engkau, Yang Banyak Memberi Karunia, Yang Menciptakan langit dan bumi, Wahai Allah yang Maha Mulia dan Penuh Kemuliaan, Ya Hayyu Ya Qayyum –Yang Maha Hidup dan Tidak Bergantung pada Makhluk-Nya-].”

 

Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sungguh ia telah berdo’a pada Allah dengan nama yang agung di mana siapa yang berdo’a dengan nama tersebut, maka akan diijabahi. Dan jika diminta dengan nama tersebut, maka Allah akan beri.” (HR. Abu Daud no. 1495 dan An-Nasa’i no. 1301. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih)

 

 

يَا حَيُّ يَا قَيُّومُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيثُ

Ya hayyu ya qoyyum bi rahmatika astaghiits

“Wahai Yang Maha Hidup Kekal, Yang terus menerus mengurus ( mahluk-Nya ), hanya dengan rahmat-Mu saja, saya meminta pertolongan.

 

 

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا كَرَبَهُ أَمْرٌ قَالَ يَا حَيُّ يَا قَيُّومُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيثُ

 

Dari Anas bin Malik berkata, “Adalah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, apabila menghadapi suatu masalah, beliau berdoa,”Wahai Yang Maha Hidup Kekal, Yang terus menerus mengurus ( mahluk-Nya ), hanya dengan rahmat-Mu saja, saya meminta pertolongan.” (HR. al-Tirmidzi no. 3524. Dihassankan oleh Al-Albani dalam Silsilah Shahihah, no. 3182)

 

 

Nama Allah Al-Hayyu Al-Qayyum dalam dzikir pagi petang

 

يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيْثُ، وَأَصْلِحْ لِيْ شَأْنِيْ كُلَّهُ وَلاَ تَكِلْنِيْ إِلَى نَفْسِيْ طَرْفَةَ عَيْنٍ أَبَدًا

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda pada Fatimah (puterinya), “Apa yang menghalangimu untuk mendengar wasiatku atau yang kuingatkan padamu setiap pagi dan petang yaitu ucapkanlah:

Ya hayyu ya qoyyum bi rahmatika astaghiits, wa ash-lihlii sya’nii kullahu wa laa takilnii ilaa nafsii thorfata ‘ainin abadan [artinya: Wahai Rabb Yang Maha Hidup, wahai Rabb Yang Berdiri Sendiri tidak butuh segala sesuatu, dengan rahmat-Mu aku minta pertolongan, perbaikilah segala urusanku dan jangan diserahkan kepadaku sekali pun sekejap mata tanpa mendapat pertolongan dari-Mu selamanya].” (HR. Ibnu As Sunni dalam ‘Amal Al-Yaum wa Al-Lailah no. 46, An-Nasa’i dalam Al-Kubra 381: 570, Al-Bazzar dalam musnadnya 4/ 25/ 3107, Al-Hakim 1: 545. Sanad hadits ini hasan sebagaimana dikatakan oleh Syaikh Al-Albani dalam Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah no. 227).

 

 

Meminta dengan nama Allah yang agung Al-Hayyu Al-Qayyum dalam do’a

 

عَنْ أَنَسٍ أَنَّهُ كَانَ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- جَالِسًا وَرَجُلٌ يُصَلِّى ثُمَّ دَعَا اللَّهُمَّ إِنِّى أَسْأَلُكَ بِأَنَّ لَكَ الْحَمْدَ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ الْمَنَّانُ بَدِيعُ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضِ يَا ذَا الْجَلاَلِ وَالإِكْرَامِ يَا حَىُّ يَا قَيُّومُ.

فَقَالَ النَّبِىُّ -صلى الله عليه وسلم- « لَقَدْ دَعَا اللَّهَ بِاسْمِهِ الْعَظِيمِ الَّذِى إِذَا دُعِىَ بِهِ أَجَابَ وَإِذَا سُئِلَ بِهِ أَعْطَى

 

Dari Anas, ia pernah bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallamyang dalam keadaan duduk lantas ada seseorang yang shalat, kemudian ia berdo’a,

Allahumma inni as-aluka bi-anna lakal hamda, laa ilaha illa anta al-mannaan badii’us samaawaati wal ardh, yaa dzal jalali wal ikram, yaa hayyu yaa qayyum[artinya: Ya Allah, aku meminta pada-Mu karena segala puji hanya untuk-Mu, tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Engkau, Yang Banyak Memberi Karunia, Yang Menciptakan langit dan bumi, Wahai Allah yang Maha Mulia dan Penuh Kemuliaan, Ya Hayyu Ya Qayyum –Yang Maha Hidup dan Tidak Bergantung pada Makhluk-Nya-].”

Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sungguh ia telah berdo’a pada Allah dengan nama yang agung di mana siapa yang berdo’a dengan nama tersebut, maka akan diijabahi. Dan jika diminta dengan nama tersebut, maka Allah akan beri.” (HR. Abu Daud no. 1495 dan An-Nasa’i no. 1301. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih)

 

Wallahu a’lam bish-shawab

SAJADA Media Islam Inspiratif


 

BERITA

Perang Pemikiran (Ghowzhul Fikri)

 

Islam memimpin dunia saat umatnya berpegang teguh pada ajaran agamanya dan menjadi bulan-bulanan di saat jauh dari ajaran agamanya. Sementara justru bangsa-bangsa Eropa merebut kepimipinan dunia saat mereka menjadi sekuler (Zaman Renaissance) dan hidup dalam kegelapan saat menggunakan ajaran-ajaran agamanya untuk urusan dunia.

Koreksi Terhadap Pandangan Mainstream Tentang Sejarah Islam Di Indonesia

 

Padahal sejak abad ke 6, agama Islam telah berdampingan bersama agama Hindu & agama Budha di Nusantara telah ada kerajaan-kerajaan Islam jauh sebelum kerajaan Majapahit.

WIEF Mendorong UKM Berbasis Islam Menjadi Bisnis Masa Depan

 

Forum WIEF berhasil menciptakan komitmen investasi di sektor UMKM senilai US$ 900 juta atau sekitar Rp 11,88 triliun. 

Masjid Indonesia Pertama di London-UK

 

Kisah perjuangan pembangunan Masjid Indonesia pertama di London menemui babak baru. Upaya yang telah dirintis sejak 20 tahun tersebut, kini terancam gagal.

Tabligh Akbar Politik Islam - Subuh Berjama'ah di Masjid Al Azhar

 

Semenjak bergulirnya masalah "Penistaan Al qur'an", terlepas dari masalah itu sendiri, rupanya membawa dampak positif, yaitu merekatnya kembali ukhuwah Islamiyah.  

TAUSIAH

Khalid Basalamah

 

Ustadz Khalid Basalamah menjalani pendidikan sarjananya di Universitas Islam Madinah lalu melanjutkan S2 di Universitas Mulim Indonesia dan melanjutkan lagi pendidikan S3 di Universitas Tun Abdul Razzak Malaysia.

Inspirasi Rezeki dari Saudi Arabia

 

Yang saya heran didalam kemalasan mereka tapi saat Dhuha dan adzan sholat berkumandang, mereka bergegas untuk pergi ke Masjid, tidak ada kompromi. Di balik santai nya mereka, yang kita sebut malas, ternyata mereka adalah orang2 bertaqwa.

Ucapan Selamat Saat Idul Fitri dan Jawabannya

 

Saat hari raya idul fitri, kita terbiasa saling mengucapkan selama untuk sesama muslim, lalu bagaimana ucapan yang dicontohkan oleh Rasulullah dan diikuti oleh sahabat Nabi? Bagaimana pula jawabannya?

Doa Sebelum dan Sesudah Tidur

 

Bismika Allahuma Ahya Wa Amuut.

Alhamdulillahi ladzi Ahyana Ba'da Maa Amaa Tanaa Wa ilaihin Nusyuur.

Bachtiar Nasir

 

Ustadz Bachtiar Nasir, Lc. MM, adalah seorang Da’i dan Ulama’ yang sangat sering mengkaji dan mendalami Ilmu-Ilmu Al-Qur’an. Ia juga tercatat pernah menjadi Pengurus Pusat Majelis Ulama Indonesia (MUI)

BELAJAR ISLAM

Pembagian Hukum Fiqih Ibadah

Ibadat dalam ilmu fiqih terbagi atas 5 bab, yaitu Thaharah, sholat, puasa, zakat dan haji

KH. Ahmad Dahlan

 

Pada usia 15 tahun, beliau berhaji sekaligus menuntut ilmu ke Mekah. Selama 5 tahun berguru kepada banyak tokoh besar Islam dunia, beliau juga mulai bersentuhan dengan berbagai pemikiran Islam pembaharu. 

Rukun Iman

Rukun Iman adalah hal-hal yang disyaratkan atau harus dipenuhi untuk menjadi seorang dapat dikatakan beriman. Iman sering diartikan dengan percaya atau secara bahasa berarti tashdiq (membenarkan).

Keistimewaan Penghafal Al-Qur’an

 

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Sesungguhnya Allah Subhaanahu wata’ala mengangkat derajat beberapa kaum dengan Al-Qur’an ini dan merendahkann yang lain dengannya pula.” (H.R. Muslim) 

Nabi Ayyub AS

 

Iblis mengira ketaatan Nabi Ayub AS adalah hanyalah ketaatan untuk mengamankan kondisi ideal sang nabi agar terus dapat hidup dengan segala kenyamanan tersebut.