sajada ukhuwah

 

Dampak Positif dan Negatif Media Sosial 

 

Media Sosial merupakan sebuah alat sebagaimana pisau atau alat-alat lainnya. Pisau bisa saja digunakan menjadi alat untuk menodong tetapi bisa juga menjadi alat untuk membantu pekerjaan sehari-hari.

Kehadiran media sosial juga bisa menjadi sesuatu yang cuma membuang waktu, tetapi bisa juga menjadi tempat mencari ilmu.

Walaupun tentunya mencari ilmu dengan menghadiri secara langsung majelis ilmu tentunya lebih baik, tetapi dengan kehadiran media sosial, membuat kita dapat mengisi kekosongan kita akan ilmu saat menjalani rutinitas sehari-hari.

Para pedagang yang menunggu pembeli tidak lagi jenuh, karena bisa memutar video ceramah dan membaca artikel tentang ilmu agama dari link yang sering di sebarkan lewat media sosial.

Para pekerja yang biasanya mendengarkan musik sambil bekerja bisa menggantinya dengan mendengar suara ceramah walau tanpa menonton videonya, agar kita bisa mendapat dua manfaat sekaligus, pekerjaan beres, ilmu juga bertambah.

Begitu juga para ibu rumah tangga, petugas jaga, penumpang kendaraan umum dan sebagainya. Waktu luang yang biasanya terbuang kini dapat terisi oleh ilmu yang bermanfaat.

 

Tidak Semua Informasi Itu Benar Sekaligus Tidak Semua Informasi Itu Salah 

Ada hal yang harus kita ingat, di dalam dunia maya, siapa pun bisa menulis apa saja dan bisa membuat video apa saja. Tentunya butuh kehati-hatian dalam menerima informasi. Filter satu-satunya adalah diri kita sendiri. Hal-hal yang harus diperhatikan adalah :

Seringkali kita temukan judul artikel atau video ceramah yang kontroversi padahal isinya tidak sesuai judul.

Ada pula yang bertujuan untuk mengadu domba antar pengikut ulama yang berbeda pendapat. Mereka membuat Konten video yang sengaja diambil sepotong-potong, seolah-olah para ulama itu bicara bergantian dalam satu majelis, atau seolah-olah video-video itu saling menyikapi pembicaraan antara satu dengan yang lain.

Ada pula yang bertujuan untuk menjatuhkan nama dan kredibelitas ulama. Mereka mencari-cari ucapan kepeleset untuk dibesar-besarkan atau mengambil potongan singkat yang maknanya akan berbeda saat didengarkan secara utuh.

Ada pula yang bertujuan untuk memanfaatkan ceramah ulama untuk mendukung sudut pandang pembuatnya tetapi juga mengambil potongan singkat yang maknanya akan berbeda saat didengarkan secara utuh.

Maka sebaiknya para ulama atau pendakwah punya media sosial resmi sendiri, agar para pencari ilmu terutama yang masih suka informasi instan tidak tersasar ke jebakan artikel atau video dari "pihak yang tidak senang" akan ghirah (semangat) belajar agama dari masyarakat Indonesia yang sedang tinggi-tingginya.

Sebagai insan yang haus akan ilmu agama, kita pun semestinya tidak mudah terprovokasi oleh hal-hal yang seperti itu.

 

Wallahu a’lam bish-shawab

SAJADA Media Islam Inspiratif

 

Baca Juga :

Doa-Doa Para Nabi & Rasul

BERITA

Takutnya Musuh Islam Dengan Terjalinnya Ukhuwah Islamiyah

Saat ini terlalu banyak kita menyaksikan hal-hal ironis dimana kita sangat mesra dengan mereka yang memusuhi Islam tetapi sangat keras terhadap sesama ahlussunnah waljamaah.

Berbagai Sudut Menarik Yang Terlewatkan di Masjidil Haram

Masjidil Haram di Mekah, Arab Saudi adalah masjid terbesar di dunia. Saking besarnya, kita mungkin tidak sempat menjelajahi seluruh bagian masjid. 

 

Koreksi Terhadap Pandangan Mainstream Tentang Sejarah Islam Di Indonesia

Padahal sejak abad ke 6, agama Islam telah berdampingan bersama agama Hindu & agama Budha di Nusantara telah ada kerajaan-kerajaan Islam jauh sebelum kerajaan Majapahit.

Fatwa MUI Hukum dan Pedoman Bermuamalah Melalui Media Sosial

 

Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan fatwa hukum dan pedoman bermuamalah melalui media sosial. Fatwa ini mengatur banyak hal, mulai dari cara membuat postingan media sosial cara memverifikasi hingga buzzer.

Kenali Kelompok & Aliran Dalam Islam di Indonesia

"Sesungguhnya ummatku akan terpecah menjadi 72 (tujuh puluh dua) golongan, yang semuanya berada di Neraka, kecuali satu golongan".

TAUSIAH

Doa Saat Menghadapi Masalah

Ya hayyu ya qoyyum bi rahmatika astaghiits

Abdul Somad, Lc. MA

Ustadz Abdul Somad, Lc. MA banyak dikenal di kalangan netizen. Ulasan yang cerdas dan lugas, ditambah lagi dengan keahlian dalam merangkai kata membuat ceramah Ustadz Abdul Somad begitu mudah dicerna dan mudah dipahami oleh berbagai kalangan masyarakat.

Islamic Book Fair 2017 3-7 Mei 2017

Islamic Book Fair (IBF) ke-16 tahun 2017 merupakan Pameran buku Islam terbesar di Indonesia bahkan Asia Tenggara itu digelar di Jakarta Convention Center (JCC) Jakarta, 3-7 Mei 2017.

Muhammad Idrus Ramli

Muhammad Idrus Ramli, Pada masa kecilnya belajar al-Qur’an, tajwid, dasar-dasar agama dan gramatika Arab kepada Kiai Nasyith di Pondok Pesantren Nashirul Ulum. 

Pondok Modern Gontor

Pondok Modern Gontor adalah pelopor pesantren modern yang membekali santrinya dengan pendidikan agama Islam ditambah ilmu-ilmu umum yang menunjang kompetensi santrinya seperti menjadikan bahasa Arab dan Inggris sebagai bahasa sehari-hari.

BELAJAR ISLAM

KH. Hasyim Asy'ari

Hasyim Asy'arie kemudian memutuskan untuk kembali ke Mekkah dan menetap di sana selama kurang lebih tujuh tahun. Di Mekkah beliau banyak berguru ke ulama-ulama besar baik dari Mekkah sendiri maupun ulama Indonesia.

Berbagai Metode Menghafal Al Qur'an (Tahfiz)

 

Dengan menghafal, bukankah artinya kita terus mengulang-ulang bacaan sehingga kita banyak mendapat pahala beserta manfaat-manfaat lainnya yang didapat untuk orang yang membaca Al Qur'an.

 

Rukun Iman

Rukun Iman adalah hal-hal yang disyaratkan atau harus dipenuhi untuk menjadi seorang dapat dikatakan beriman. Iman sering diartikan dengan percaya atau secara bahasa berarti tashdiq (membenarkan).

Cara, Urutan, Bacaan Dan Gerakan Sholat

Berikut Urutan, Bacaan dan Gerakan Sholat dengan panduan urutan Berdasarkan urutan 13 Rukun Sholat dan Hal-Hal Sunah yang menyertainya

Rukun Sholat

Rukun Shalat adalah setiap perkataan atau perbuatan yang akan membentuk hakikat shalat. Jika salah satu rukun ini tidak ada, maka shalat pun tidak sah.