sajada subuh alazhar

Suasana Sholat Subuh Berjamaah Masjid Al Azhar, Jakarta

 

Kesadaran Bahwa Muslim itu Bersaudara.

 

Semenjak bergulirnya masalah "Penistaan Al qur'an", terlepas dari masalah itu sendiri, rupanya membawa dampak positif, yaitu merekatnya kembali ukhuwah Islamiyah. Kita, sesama muslim, yang biasanya terjebak dalam penggalian jurang perbedaan atas hal-hal khilafiah, sibuk membandingkan diantara kita, siapa yang paling "ahlussunah waljama'ah" dan sebagainya, kini atas izin Allah, kita sudah mulai bisa menempatkan prioritas yang lebih urgent, yaitu menghadapi mereka yang memang menjadikan Islam sebagai musuhnya. 

 

Awalnya banyak perpekstif yang tidak sama dalam menyikapi "Ucapan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaya Purnama mengenai surat Almaidah ayat 51" tersebut. Karena kita memang melihatnya dari sudut pandang yang berbeda-beda, sehingga reaksi kita pun juga tak sama. Kemudian setelah terjadi keajaiban peristiwa Sholat Jumat Terbesar di Dunia atau peristiwa yang populer dengan Aksi 212, banyak dari kita yang tadinya cuma melihat masalah ini hanyalah masalah persaingan politik merebut "Jakarta 1" akhirnya mulai mencari tahu, "Kenapa Allah menurunkan energi spiritual sedahsyat ini?" Ternyata memang ada sesuatu, sehinga mereka yang tadinya bereaksi berbeda, seperti acuh, apatis hingga sinis, kini bagai guliran bola salju yang semakin besar, banyak mulai mengkoreksi sudut pandangnya dan memberikan dukungan hingga doa. 

 

Sudut pandang kita memang sangat dipengaruhi media mainstream raksasa yang memang tidak dimiliki oleh umat islam. Sehingga kita hanya diizinkan untuk mengakses informasi-informasi yang hanya sepemikiran dengan kepentingan para orang-orang dibelakang media tersebut. Mereka juga membuat kita hanya melek pada hal-hal kecil, tetapi buta terhadap masalah global. Seolah-olah kita dibuat sibuk meributkan masalah genteng rumah yang bocor sementara diluar sana gelombang tsunami akan menghajar rumah kita. 

 

Kondisi ini diperparah dengan hadirnya media-media muslim yang juga lebih fokus terhadap masalah "memusuhi sesama saudaranya" tadi, sementara musuh sebenarnya sedang asik menonton sambil menyemangati perkelahian kita.

 

Rupanya kesadaran bahwa sesama muslim itu bersaudara mulai memenuhi dada para muslimin di Indonesia. Tak heran, banyak pemandangan yang tidak biasa kita lihat sebelumnya, seperti duduk bersamanya ulama yang biasa disebut dengan golongan A di majelis B, begitu pula sebaliknya. Karena ada kesadaran bahwa baik A maupun B adalah sesama "Ahlussunnah Waljama'ah". Mereka mengikrarkan Syahadat yang sama, Meyakini Rukun Iman yang sama, Menjalankan Rukun Islam yang sama, Meyakini Al Qur'an yang sama,  Sama-sama Mengikuti Rasulullah SAW dan menghormati semua sahabat Rasulullah SAW.

 

 

 

Tabligh Akbar Politik Islam - Subuh Berjama'ah di Masjid Al Azhar  

 

Tabligh Akbar Politik Islam (Berbeda Dalam Mahzab, Bersatu Dalam Politik) ini diselenggarakan oleh PPI dan GNPF-MUI dengan tajuk "Memilih Pemimpin Muslim"

Acara ini tergolong sukses dengan melihat kehadiran jamaah subuh yang jumlahnya seperti layaknya jamaah sholat ied. Bahkan karena saking penuhnya jamaah yang datang dan pelataran luar masjid sudah tidak bisa lagi menampung, para jemaah yang tidak mendapat tempat dialihkan ke aula sekolah yang berada di samping Masjid.

Tentunya jamaah yang membludak ini sebagiannya adalah alumnus aksi 212 yang terus istiqomah mengikuti rangkaian kelanjutan kegiatan tersebut.

Setelah sholat subuh berjamaah, jamaah diperkenalkan dengan PPI (Pengajian Politik Islam), dimana Prof. Hamdan Zoelfa (Mantan Ketua MK) diangkat menjadi ketua Pengurus dalam kegiatan tersebut. Dalam sesi tersebut disampaikan pentingnya Masjid sebagai tempat untuk melakukan kegiatan politik sebagaimana yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW.

Ustadz Bachtiar Nasir, Ketua GNPF-MUI seperti biasanya, terus menyalakan semangat dan mengugah keistiqomahan jamaah untuk terus mengawal gerakan izzah (kebangkitan) Islam ini.

Pada sesi mimbar calon gubernur khusus muslim, sayangnya hanya Anies Baswedan, yang mengunakan kesempatan ini, padahal umat islam tentunya ingin mengetahui sejauh mana kontribusi para calon gubernur terhadap Islam. Anis Baswedan dihadapan para ulama dan jamaah menyatakan komitmennya untuk mendukung berbagai aktivitas yang sudah lazim diadakan oleh umat muslim serta menolak Reklamasi Teluk Jakarta. 

Berikutnya Ustadz Tengku Zulkarnain, Wasekjen MUI, sempat menceritakan kisah penghadangan bersenjata tajam terhadap dirinya di Bandara, dimana banyak kejanggalan, bila aksi tersebut dikatakan merupakan aksi spontanitas. Bahkan sebenarnya beliau memaksa untuk turun untuk mendengar langsung apa yang diinginkan penghadangnya, tetapi karena tidak diizinkan akhirnya beliau menurut walaupun beberapa saat kemudian beliau kembali lagi ke tempat tersebut.

Prof Amien Rais, pada sesi selanjutnya sempat mengingatkan tentang kewaspadaan jamaah terhada perang proxy yang dilancarkan oleh negara-negara yang menginginkan wilayah Indonesia dan agar jamaah pun melek terhadap kondisi global.

 

 

Ramaikan Sholat Subuh  

 

إِنَّ أَثْقَلَ صَلَاةٍ عَلَى الْمُنَافِقِينَ صَلَاةُ الْعِشَاءِ وَصَلَاةُ الْفَجْرِ وَلَوْ يَعْلَمُونَ مَا فِيهِمَا لَأَتَوْهُمَا وَلَوْ حَبْوًا

“Sesungguhnya shalat yang paling berat dilaksanakan oleh orang-orang munafik adalah shalat isya dan shalat subuh. Sekiranya mereka mengetahui keutamaan keduanya, niscaya mereka akan mendatanginya sekalipun dengan merangkak.”

(HR. Bukhari no. 657 dan Muslim no. 651) 

 


sajada subuh alazhar 2Beberapa tahun yang lalu kondisi masjid, terutama pada saat sholat subuh, mungkin hanya terdiri dari satu shaf dan itu pun para lansia.

Tetapi pada saat ini banyak bermunculan mulai dari anak-anak muda hingga bapak-bapak, bahkan ibu-ibu para "Pejuang Sholat Berjamah di Masjid dan "Pejuang Subuh Berjamaah" , baik di lingkungan kantor, kampus, sekolah, perumahan dan sebagainya.

 

Sehingga lahirlah Jargon layaknya iklan yang sering kita temui, seperti :

"Laki, Sholat di Masjid!"  

"Bonus 27 kali lipat, MAU??!"

 

Beberapa tahun yang lalu, jangankan saling mengajak sholat, mau sholat saja kita merasa sungkan terhadap yang tidak sholat, padahal sesama muslim.

Beberapa tahun kemudian, walaupun belum saling mengajak, tetapi di beberapa meja kerja sering kita jumpai ada sejadah, tampak karyawan yang sholat di samping meja kerja.

Kini, semakin banyak dari kita, saat mendekati waktu azan, sudah saling mengajak untuk berangkat ke Masjid.

Sebentar lagi, Insya Allah Jemaah Sholat Subuh di masjid ramainya akan seperti Jemaah sholat Jumat, jika semakin banyak dari kita yang menjadi"Pejuang Sholat Berjamah di Masjid dan "Pejuang Subuh Berjamaah".

 

Lalu diantara sholat fardhu kenapa sholat subuh berjamaah yang menjadi perhatian?

Karena di waktu subuh lah kita dapat melihat kekuatan umat Islam yang sesungguhnya. 

 

 

 

 

 sajada subuh alazhar 3 

 Suasana Sholat Subuh Berjamaah Masjid Al Azhar, Jakarta 

 

sajada subuh alazhar 4 

 Suasana Sholat Subuh Berjamaah Masjid Al Azhar, Jakarta

 

sajada subuh alazhar 5

 Suasana Sholat Subuh Berjamaah Masjid Al Azhar, Jakarta

 

Video Suasana Subuh Berjamaah Masjid Al Azhar

 

Wallahu a’lam bish-shawab

SAJADA Media Islam Inspiratif 


 

BERITA

Musa, Penghafal AlQur'an Termuda Musabaqoh Hifzil Quran Internasional

 

Musa merupakan peserta termuda, yaitu berusia tujuh tahun dimana peserta lainnya berusia diatas sepuluh tahun dalam Musabaqoh Hifzil Quran Internasional kategori 30 juz untuk anak-anak di Sharm El-Sheikh, Mesir.

Jika Dakwah Adalah Kegiatan Marketing

 

Seringkali kita merasa sedang mengajak (berdakwah) padahal kita malah semakin menjauhkan target audiens tersebut kepada Islam. Logika sederhananya adalah, apakah kita akan membeli produk yang dijual oleh sales yang membenci kita? 

Masa Depan Rusia Akan Menjadi Milik Pemeluk Islam

 

Saksikanlah, barisan jutaan umat manusia yang beribadah dengan sangat teratur dan mengikuti shaf mereka masing-masing, dan hal itu tidak perlu diajarkan. Mereka berbaris dengan tertib tanpa harus diperintah.

Koreksi Terhadap Pandangan Mainstream Tentang Sejarah Islam Di Indonesia

 

Padahal sejak abad ke 6, agama Islam telah berdampingan bersama agama Hindu & agama Budha di Nusantara telah ada kerajaan-kerajaan Islam jauh sebelum kerajaan Majapahit.

Sejumlah Ulama Mengutuk Aksi Teror Bom

 

Kejadian teror bom di Surabaya dan tempat-tempat lainnya yang baru-bara saja terjadi cukup kembali membuat semua pihak geram. Berbagai ulama di Indonesia pun menyampaikan bahwa tindakan tersebut tidak dibenarkan dalam agama dan mengutuk siapa pun pelakunya. 

TAUSIAH

Muhammad Syafii Antonio

 

Muhammad Syafii Antonio adalah seorang muslim keturunan Tiong Hoa yang menjadi pakar ekonomi syariah di Indonesia. 

Melatih Kebiasaan Sholat

 

"Saat kita sholat, kita sedang meletakkan kepala kita sejajar dengan kaki untuk menyerahkan diri secara penuh kepada Yang Maha Kuasa, dimana didalamnya berisi segala permohonan, pujian dan rasa sykur kepada Nya, betapa sombongnya kita yang berani menyerahkan urusan hidup sendirian dengan meningggalkan sholat." 

Doa Sebelum dan Sesudah Bepegian

 

BISMILLAHI TAWAKALTU 'ALALLAHI LAA HAULA WA LAA QUWATA ILLA BILLAH

Dengan nama Allah, aku berserah diri kepada Allah, tiada daya dan upaya melainkan dengan pertolongan Allah

Jadwal Majelis Taklim, Ceramah, Tausiyah Abdullah Gymnastiar 2017

 

Jadwal Majelis Taklim, Ceramah, Tausiyah Abdullah Gymnastiar 2017 

Jadwal Majelis Taklim, Ceramah, Tausiyah Ustadz Haikal Hassan 11 Juni 2017

 

Jadwal Majelis Taklim, Ceramah, Tausiyah Ustadz Haikal Hassan 11 Juni 2017

Kajian Kajian Ba'da Isya 20.00 | Granada Al Andalus The Surrender 1492 

BELAJAR ISLAM

Berbagai Metode Menghafal Al Qur'an (Tahfiz)

 

Dengan menghafal, bukankah artinya kita terus mengulang-ulang bacaan sehingga kita banyak mendapat pahala beserta manfaat-manfaat lainnya yang didapat untuk orang yang membaca Al Qur'an. 

Mahzab Ulama Fiqih

Mazhab menurut ulama fiqih, adalah sebuah metodologi fiqih khusus yang dijalani oleh seorang ahli fiqih mujtahid, yang berbeda dengan ahli fiqih lain, yang menghantarkannya memilih sejumlah hukum dalam kawasan ilmu furu'. Ini adalah pengertian mazhab secara umum.

Syarat Sah Sholat

 

Untuk melaksanakan Sholat, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi agar sholat yang kita lakukan menjadi sah atau  diterima oleh Allah SWT. 

Silsilah Garis Keturunan 25 Nabi dan Rasul

 

Menurut pendapat para ulama, jumlah Nabi dan Rasul sangatlah banyak, dikatakan bahwa jumlah nabi mencapai hingga 124.000 orang. 

KH. Ahmad Dahlan

 

Pada usia 15 tahun, beliau berhaji sekaligus menuntut ilmu ke Mekah. Selama 5 tahun berguru kepada banyak tokoh besar Islam dunia, beliau juga mulai bersentuhan dengan berbagai pemikiran Islam pembaharu.