sajada protes

 

Robeknya Ukhuwah Islamiyah

Dalam sejarah Islam, bahkan masih di zaman kekhalifahan sahabat Rasulullah SAW, yaitu Zaman Ali Bin Abi Thalib RA, telah terjadi perang antara sesama muslim, yang kita kenal dengan Perang Jamal, Perang Shiffin hingga Perang Karbala (Zaman Yazid RA).

 

Perang Jamal

Secara singkat, Perang Jamal merupakan perang antara kelompok pendukung Ali Bin Abi Thalib RA dengan Kelompok pendukung Aisyah RA. Penyebabnya adalah setelah peristiwa terbunuhnya Ustman Bin Affan RA, adanya tuntutan dari sahabat-sahabat Rasulullah SAW yang menginginkan agar kasus tersebut cepat diusut dan segera pula memberikan qishash (hukuman) terhadap pelaku pembunuhan tersebut.

Dalam catatan sejarah, dua sahabat Rasulullah SAW, yaitu Thalhah RA dan Zubbair RA, setelah berbaiat untuk kekhalifahan Ali Bin Abi Thalib RA, keduanya berangkat dari Madinah ke Mekkah untuk meminta dukungan Aisyah RA agar segera mencari pembunuh Ustman Bin Affan RA. Kemudian kelompok dari Mekah ini, dalam jumlah besar berangkat ke Basrah untuk mencari pembunuh Ustman Bin Affan RA. 

Ali Bin Abi Thalib RA pun mendapat informasi ini kemudian mengirim pasukan ke Basrah untuk mengamankan Basrah. Kemudian dua kelompok besar ini pun bertemu di Basrah. Yang terjadi adalah kedua kelompok ini pun berunding dan menyepakati akan ikut pendapat Ali Bin Abi Thalib RA.

Catatan kecil yang bisa diambil, para sahabat Rasulullah SAW, pastinya lebih mengerti agama dibanding ulama-ulama di masa sekarang, tetapi ternyata terjadi perbedaan pendapat atas suatu masalah.

Saat ada perbedaan pendapat yang terjadi kemudian adalah berdialog sehingga keluar keputusan untuk mengikuti Ali Bin Abi Thalib RA yang sudah diangkat menjadi Khalifah.

Sayangnya ternyata kisahnya tidak berhenti disitu. Pihak-pihak yang benar-benar terlibat dalam pembunuhan Ustman Bin Affan RA, pastinya tidak suka jika mereka berdamai dan nantinya pengusutan ini akan dilakukan. Kelompok yang terlibat adalah para pengikut Abdullah Bin Saba. Abdullah Bin Saba adalah Orang Yahudi yang mengaku masuk Islam, menetap di Madinah, sangat membenci Utsman Bin Affan RA dan akhirnya membentuk sekte "Anti Ustman - Pendukung Ali". Dia mendoktrin pengikutnya dengan menisbahkan sifat keilahian kepada Ali Bin Abi Thalib RA (bibit aliran syi'ah).  

Saat kedua kelompok sudah sepakat untuk mengikuti keputusan Ali Bin Abi Thalib RA, terjadilah provokasi dari para pengikut Abdullah Bin Saba dengan menyerang kedua kelompok tersebut saat menjelang subuh sehingga kedua kelompok tersebut merasa saling dikhianati satu sama lain yang membuat pecahnya Perang Jamal.

Catatan kecil tambahannya adalah waspadalah terhadap pihak musuh yang ingin memanfaatkan celah perbedaan antara kita sesama muslim.

Celah perbedaan pendapat dari para sahabat Rasulullah SAW ini kemudian terus menjadi strategi empuk para pengikut Abdullah Bin Saba yang membuat pecahnya Perang Shiffin dan Perang Karbala. 

 

Toleransi Pendapat Antar Umat Seagama

Perang saudara yang terjadi pada zaman sahabat Rasulullah SAW, tentunya sudah menjadi ketentuan takdir dari Allah SWT dan sudah dikabarkan oleh Rasulullah SAW memang akan terjadi.

Diriwayatkan dari Ali Bin Abi Thalib; dia berkata bahwasanya Rasulullah SAW bersabda kepadanya: “Akan terjadi suatu masalah antara kau dan Aisyah.” Ali berkata: “Wahai Rasulullah, kalau begitu, tentu aku akan menjadi orang yang paling celaka.” Rasulullah berkata: “Tidak demikian adanya, tapi jika itu terjadi, maka kembalikanlah dia (Aisyah) ke tempatnya yang aman.”, Maka Ali pun melaksanakan apa yang telah diperintahkan oleh Rasulullah SAW kepadanya.

Peristiwa-peristiwa itu seharusnya bisa diambil pelajaran, Di zaman sahabat Rasulullah SAW saja, perbedaan pendapat bisa terjadi dan bisa dijadikan celah untuk mengadu domba sesama muslim oleh musuh-musuh Islam.

Ada peristiwa menarik, saat Zaman Rasulullah SAW. Sebelum perjalanan perang ke tempat Bani Quraizhah, 

Rasulullah Saw memerintah seorang muazin agar berseru kepada orang-orang, “Janganlah ada satupun yang shalat ‘Ashar kecuali di perkampungan Bani Quraizhah"

(HR. Bukhâri, al-Fath, 15/293, no. 4119) 

Secara berkelompok mereka berangkat menuju ke Bani Quraizhah. Saat tiba waktu salat ashar, terjadi perbedaan pendapat atas perintah Rasulullah SAW tadi.

Sebagian di antara sahabat, ada yang masih di tengah perjalanan saat datang waktu Ashar, sehingga mereka memutuskan untuk menyegerakan untuk melaksanakan sholat Ashar. karena mereka berpendapat bahwa Rasûlullâh SAW tidak bermaksud menyuruh para sahabat menunda shalat dan lebih berpegang kepada perintah pada larangan menunda Shalat.

Sementara sebagian sahabat yang lain terus melakukan perjalanan sehingga mereka mendirikan shalat ashar setelah tiba waktu isya. Mereka memiliki pendapat lebih menguatkan kepada larangan melakukan sholat Ashar sebelum tiba di perkampungan Bani Quraizah.

Kemudian kedua keputusan sahabat yang berbeda ini dilaporkan kepada Rasulullah SAW. Ternyata Rasulullah SAW tidak mencela pendapat keduanya.

Bagaimana kondisi umat Islam saat ini saat ada perbedaan pendapat?

Jika sahabat Rasulullah SAW yang bertemu dan mendapat gemblengan langsung dari Rasulullah SAW saja bisa berbeda pendapat, apalagi umat Islam saat ini yang jenjang waktunya sangat jauh dari masa Rasulullah SAW. 

Saat ini kita sebagai umat yang ingin belajar ilmu agama dari para ulama, kita seringkali terbentur pada perbedaan pendapat para ulama yang masing-masing memiliki dalil dan penafsiran dalil.

Padahal kita sangat berharap para ulama lebih mengedepankan dialog, diskusi ilmiah dan sebagainya antar para pewaris Nabi SAW tersebut untuk meluruskan suatu hal yang dianggap berbeda.

Apabila memang masing-masing pendapat sudah dibicarakan bersama dan memang ternyata tidak bisa diambil satu kesamaan pendapat padahal kedua pendapat tersebut sama-sama bersumber dari Al Qur'an dan Hadist, apakah tidak sebaiknya masing-masing ulama dapat saling menghormati pendapat masing-masing agar ukhuwah Islamiyah dapat dijalin, sehingga menghalangi celah adu domba dari musuh-musuh Islam.

Mudah-mudahan ukhuwah Islamiyah dapat segera dijalin.  

 

Wallahu a’lam bish-shawab

SAJADA Media Islam Inspiratif

 

NEWS

Jika Dakwah Adalah Kegiatan Marketing

 

Seringkali kita merasa sedang mengajak (berdakwah) padahal kita malah semakin menjauhkan target audiens tersebut kepada Islam. Logika sederhananya adalah, apakah kita akan membeli produk yang dijual oleh sales yang membenci kita? 

Masjid Indonesia Pertama di London-UK

 

Kisah perjuangan pembangunan Masjid Indonesia pertama di London menemui babak baru. Upaya yang telah dirintis sejak 20 tahun tersebut, kini terancam gagal.

Akhir Dakwah Petinju Legendaris, Muhammad Ali

 

Usai bersyahadat, Petinju legendaris yang dijuluki The Greatest (terbesar), Muhammad Ali berkata, ”Aku meyakini bahwa aku sedang berada di depan sebuah kebenaran yang tak mungkin berasal dari manusia.”

Sejumlah Ulama Mengutuk Aksi Teror Bom

 

Kejadian teror bom di Surabaya dan tempat-tempat lainnya yang baru-bara saja terjadi cukup kembali membuat semua pihak geram. Berbagai ulama di Indonesia pun menyampaikan bahwa tindakan tersebut tidak dibenarkan dalam agama dan mengutuk siapa pun pelakunya. 

Aksi Simpatik 55, Jalan Kaki Dari Istiqlal Ke Mahkamah Agung

 

GNPF MUI akan kembali menggelar aksi damai sebagai kelanjutan Aksi Bela Islam 212. Aksi dengan tema "Aksi Simpatik 55" akan di selenggarakan pada tanggal 5 Mei 2017 dimulai dengan Shalat Jumat di Masjid Istiqlal dan dilanjutkan berjalan kaki ke Mahkamah Agung (MA).

EKONOMI SYARIAH

Muslim Go Aplikasi Islami Pertama Dengan Sertifikasi Kemenag RI

 

Muslim Go adalah aplikasi mobile menyediakan berbagai macam layanan yang dibutuhkan oleh kalangan Muslim di Indonesia. Muslim Go hadir dengan fitur untuk penunjuk dan pengingat waktu shalat, Al-Qur’an digital, kalender islam, arah kiblat, mencari masjid terdekat serta restoran halal dan sebagainya. 

WIEF Mendorong UKM Berbasis Islam Menjadi Bisnis Masa Depan

 

Forum WIEF berhasil menciptakan komitmen investasi di sektor UMKM senilai US$ 900 juta atau sekitar Rp 11,88 triliun. 

Kongres Ekonomi Umat 2017

 

Kongres Ekonomi Umat Majelis Ulama Indonesia (MUI) diselenggarakan pada 22-24 April 2017 di Hotel Sahid, Jakarta. 

Dompet Dhuafa Kirim Dai Ambassador ke Berbagai Negara

 

Dompet Dhuafa akan mengirimkan 25 Dai Ambassador ke berbagai negara selama bulan suci Ramadhan. Tahun ini merupakan kali keenam Dompet Dhuafa melalui Corps Dai Dompet Dhuafa (Cordofa) mengirimkan dai ke luar negeri secara berturut-turut sejak 2013 

Aplikasi Muslim Ummah Merupakan Aplikasi Lifestyle Tentang Islam

 

Aplikasi Muslim Ummah merupakan aplikasi lifestyle tentang Islam dan juga pengingat jadwal sholat serta Al Qur’an yang disertai audio untuk pembelajaran Al Quran per ayat. Saat ini Aplikasi Muslim Ummah sudah mencapai ratusan ribu download dengan lebih dari puluhan ribu pengguna aktif setiap hari. 

BELAJAR

Mengenal Sifat Allah

Sifat Allah itu tidak terhitung atau tidak mungkin terdefinisi oleh ilmu manusia yang terbatas.

Hanya saja para ulama terdahulu mencoba membuat metode membatasi sifat Allah yang kita kenal dengan "20 sifat wajib" agar kita dapat lebih mudah mengenal Allah melalui sifat-Nya.

Bab: Dalil bahwa orang yang mati dalam kekafiran amalannya tidak bermanfaat

1 KITAB: MUKADIMAH

Bab: Dalil bahwa orang yang mati dalam kekafiran amalannya tidak bermanfaat

 

Bab: Wajibnya wanita mandi jika mengeluarkan mani

3 KITAB: THAHARAH

Bab: Wajibnya wanita mandi jika mengeluarkan mani

 

Bab: Wajibnya thaharah untuk shalat

3 KITAB: THAHARAH

Bab: Wajibnya thaharah untuk shalat

 

Bab: Haramnya takabur dan penjelasannya

1 KITAB: MUKADIMAH

Bab: Haramnya takabur dan penjelasannya

 

TAUSIYAH

Usia 40 Tahun, Belum Ada Minat Terhadap Agama, Pertanda Buruk Sisa Umur

 

Kaum salaf, apabila diantara mereka ada yang sudah berumur 40 tahun, ia mulai melipat kasur, yakni tidak akan tidur lagi sepanjang malam, selalu melakukan shalat, bertasbih dan beristighfar. 

Bersabar Saat Dalam Kesempitan Rezeki

 

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Demi Allah, bukanlah kefakiran yang aku takutkan akan menimpamu, namun yang aku takuti ketika dunia dihamparkan kepadamu.”

(HR. Bukhari Muslim)

Jangan Membenci Saat "Yang Berbeda" Bertanya

 

Seseorang bertanya, : "Kenapa Allah menurunkan Agama Yahudi dan Nasrani melalui nabi-nabinya? Jika Islam turun melalui Nabi Muhammad SAW, Bagaimana nasib Nabi-Nabi yang tidak beragama Islam sebelum jaman Rasulullah SAW?"

 

Bersabar Saat Dalam Kelapangan Rezeki

 

"Tidaklah mungkin terjadi seorang fakir menderita kelaparan dan kekurangan pakaian, kecuali oleh sebab kebakhilan kaum berpunya. Ingatlah, Allah SWT akan melakukan perhitungan yang teliti dan meminta pertanggungjawaban mereka dan selanjutnya akan menyiksa mereka dengan siksaan yang pedih" (HR Ash-Shabuni).

Berbeda Tetapi Tetap Sayang

 

Sungguh walau kami berdua berbeda faham, tetapi beliau mau hadir untuk memberi tausiyah walau tidak ikut zikir bersama. Beliau tidak berqunut, tetapi saat sholat subuh di mesjid Az Zikra disamping abang, beliau ikut berqunut.

SEJARAH

Nabi Ayyub AS

 

Iblis mengira ketaatan Nabi Ayub AS adalah hanyalah ketaatan untuk mengamankan kondisi ideal sang nabi agar terus dapat hidup dengan segala kenyamanan tersebut.

KH. Ahmad Dahlan

 

Pada usia 15 tahun, beliau berhaji sekaligus menuntut ilmu ke Mekah. Selama 5 tahun berguru kepada banyak tokoh besar Islam dunia, beliau juga mulai bersentuhan dengan berbagai pemikiran Islam pembaharu. 

Kisah Nabi Sulaiman, Semut & Cacing Buta

 

Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauh mahfuzh).

KH. Hasyim Asy'ari

 

Hasyim Asy'arie kemudian memutuskan untuk kembali ke Mekkah dan menetap di sana selama kurang lebih tujuh tahun. Di Mekkah beliau banyak berguru ke ulama-ulama besar baik dari Mekkah sendiri maupun ulama Indonesia. 

REFERENSI

Jadwal Majelis Taklim, Ceramah, Tausiyah Ustadz Adi Hidayat

 

Jadwal Majelis Taklim, Ceramah, Tausiyah Ustadz Adi Hidayat Mei 2017 

Roadshow Seminar Asuransi Syariah 2017 - Batch III

 

Masyarakat Ekonomi Syariah Menyelenggarakan Seminar Asuransi Syariah 

Turnamen Nasional Panahan Tradisional Horsebow Daarul Qur'an 4 Juni 2017

 

Turnamen Nasional Panahan Tradisional Horsebow Daarul Qur'an 4 Juni 2017 

Jadwal Khatib Sholat Ied Bachtiar Nasir

 

Jadwal Sholat Ied Bachtiar Nasir Minggu 25 Juni 2017 

Jadwal Majelis Taklim, Ceramah, Tausiyah Syekh Ali Jaber 11 Juni 2017

 

Jadwal Majelis Taklim, Ceramah, Tausiyah Syekh Ali Jaber 2017 

DOA

Doa-Doa Para Nabi & Rasul

 

Doa Nabi Adam 

“Robbana zholamna anfusana wailam tagfirlana watarhamana lana kunnana minal khosirin“  

Doa Sebelum dan Sesudah Belajar

 

Robbii Zidnii ‘Ilmaa, Warzuqnii Fahmaa, Waj’alnii Minash-Shoolihiin

Ya Allah Tambahkanlah aku ilmu, Dan berilah aku karunia untuk dapat memahaminya, Dan jadikanlah aku termasuk golongannya orang-orang yang soleh.

Doa Sebelum dan Sesudah Tidur

 

Bismika Allahuma Ahya Wa Amuut.

Alhamdulillahi ladzi Ahyana Ba'da Maa Amaa Tanaa Wa ilaihin Nusyuur.

Doa Sebelum (Niat) dan Sesudah Wudhu

 

Nawaitul wudhuu-a liraf’ll hadatsil ashghari fardhal lilaaffi ta’aalaa

Saya niat berwudhu untuk menghilangkan hadats kecil fardu karena Allah semata

Doa Sebelum dan Sesudah Masuk Kamar Mandi (WC)

 

ALLAHUMMA INNII A'UUDZU BIKA MINAL KHUBUTSI WAL KHOBAAITSI

Ya Allah sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari setan laki-laki dan setan perempuan