Turki sedang menggelar pemilu saat ini (24/6/2018). Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan kini rupanya sedang berjuang keras memenangi kembali pemilihan umum yang akan datang melalui Partai AK. Sebagian besar warga Turki dan umat muslim yang mengamati peran Erdogan tentunya berharap Erdogan dapat memenangi Pemilu saat ini.

Recep Tayyip Erdogan merupakan Presiden Turki yang mampu membebaskan Turki dari krisis ekonomi. Dibawah kepempimimpinannya lah Turki menduduki peringkat ekonomi ke-16 dari sebelumnya ke-111, bahkan Turki mampu meminjami IMF dana sekitar 5 miliar dolar AS dan Turki kedalam 20 negara besar terkuat (G-20) di dunia.

Padahal sebelum masa pemerintahan Erdogan, dibawah sistem sekuler saat itu, bukan saja Turki tidak mampu berperan dalam skala internasional di tengah banyaknya persoalan negara-negara di dunia ketiga, bahkan juga Turki kehilangan kemampuan terbaiknya dalam mengurus dirinya sendiri.

Dibawah kepemimpinan Erdogan, saat semua pemimpin dunia Islam hanya bisa menjadi “pecundang” akan kezaliman Amerika Serikat dan Israel, maka Erdogan berdiri dengan tegak, tanpa rasa rendah diri menghadapi mereka.

 


Kebijakan-kebijakan Erdogan Dalam Mengangkat Martabat Islam di Dunia

 

1. Presiden Erdogan Menolak Islam Moderat di Arab Saudi.

Reformasi Arab Saudi yang dilakukan Pangeran Mohammed bin Salman merupakan bagian dari program visi tahun 2030. Visi tersebut ditunjukkan dengan keluarnya kebijakan-kebijakan yang menunjukan modernisasi versi kebarat-baratan sehingga menggantikan kultur yang sejalan dengan syariah Islam. Mohammed Bin Salman berjanji akan menjadikan Arab Saudi menjadi Islam moderat.

Atas kebijakan-kebijakan tersebut, Erdogan mengecam interpretasi moderat terhadap Islam dihadapan Dewan Penasihat Wanita Organisasi Kerjasama Islam (OKI).

Erdogan mengatakan, "Istilah 'Islam moderat' sedang didengungkan lagi. Islam moderat adalah milik Barat. Tidak ada Islam moderat, Islam adalah satu. Tujuan penggunaan istilah tersebut adalah untuk melemahkan Islam."(10/10/2017).

 

2. Presiden Erdogan Mengkritik Kebijakan Diskriminatif Donald Trump Terhadap Muslim.

Menurut Erdogan, Trump menggunakan istilah teroris hanya untuk umat Islam. Tidak seperti yang terjadi di Amerika Serikat yang katanya negara demokratis, Turki tidak pernah menutup pintu untuk orang-orang yang berpikiran berbeda.

"Muslim di AS menghadapi pengusiran, itu berarti ada masalah di negara itu, saya minta maaf, tapi saya tidak akan mengatakan bahwa negara tersebut beradab." kata Erdogan dan menyatakan keraguannya terhadap kemampuan Donal Trump untuk menilai sebuah peradaban.

 

3. Presiden Erdogan Serukan OKI Mengakui Yerusalem Sebagai Ibu Kota Palestina.

"Saya mengajak semua negara mendukung undang-undang internasional untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota negara Palestina yang diduduki."

Seruan Erdogan tersebut disampaikannya dalam KTT Luar Biasa Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) yang berlangsung di Istanbul, Turki (13/12/2017).

Tetapi sayangnya, OKI sendiri masih belum mempunyai posisi yang kuat untuk menekan pemerintah Amerika Serikat, sehingga terkesan malah memilih untuk memperkuat posisi Israel dalam konflik nya dengan Palestina.

 

4. Presiden Erdogan Tak Masalah Jika Uni Eropa Tidak Menerima Keanggotaan Turki.

"Jika secara lugas Uni Eropa mengatakan tidak bisa menerima keanggotaan Turki, bagi kami itu tak menjadi persoalan," kata Presiden Erdogan dalam wawancara khusus di program BBC, Hardtalk.

Presiden Erdogan mengatakan bahwa Turki bisa berdiri di atas kaki sendiri.

"Mayoritas rakyat Turki tidak lagi menginginkan Uni Eropa dan kami meyakini pendekatan mereka terhadap Turki tidak tulus," kata Presiden Erdogan.

 


5. Presiden Erdogan Memberikan Dukungan Kepada Qatar Saat dikucilkan di Timur Tengah.


Presiden Erdogan juga berbicara tentang dukungan Turki terhadap Qatar, yang tengah mengalami pengucilan dari beberapa negara tetangga di kawasan seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Mesir.

Presiden Erdogan mengatakan pada intinya Turki 'ingin mempromosikan dialog dan perdamaian'.

"Turki tidak ingin melihat Muslim membunuh sesama Muslim di kawasan," kata Erdogan dalam wawancara khusus dengan BBC.

 

 

6. Presiden Erdogan Ajak Umat Islam Lindungi Masjid Al-Aqsa.

"Ayo, mari kita semua melindungi Jerusalem."

'Dari sini saya membuat panggilan untuk semua Muslim. Siapa pun yang memiliki kesempatan harus mengunjungi Jerusalem, masjid Al-Aqsa," kata Erdogan di Ankara.

Seruan itu diungkapkan Erdogan setelah pecah kekerasan, karena kebijakan keamanan yang ditetapkan otoritas Israel.

 


7. Presiden Erdogan Memutuskan Semua Hubungan Dengan Israel.

Erdogan memutuskan segala bentuk hubungan kerjasama bilateral dengan Israel. Di bidang finansiil, ekonomi dan perdagangan, kebudayaan, dan pertahanan. Turki mengakhiri kerjasama dibidang industri pertahanan dengan Israel. Turki menolak latihan militer bersama dengan Nato, karena keikut sertaan Israel dalam latihan itu.

  

Wallahu a’lam bish-shawab

SAJADA Media Islam Inspiratif 


 

BERITA

Fakta Pertumbuhan Muslim di Eropa & Amerika serikat

 

Merupakan sebuah fakta yang menakjubkan, disaat Islam seringkali diberikan label negatif oleh propaganda media-media barat, diwaktu yang sama pula, Islam malah tumbuh dengan secara signifikan diberbagai Negara-Negara maju di Eropa dan Ameria Serikat. 

Bijaksana Dalam Share Di Media Sosial

 

Jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.

Merayu Ulama & Membuka Deislamisasi Sejarah

 

Sejak jaman Indonesia baru merdeka hingga sekarang, Ulama dicari disaat butuh, kemudian dipinggirkan bahkan dimusuhi saat hajat politik telah terpenuhi.

Kali ini kita berharap ulama hanya membantu pihak yang benar-benar akan memperjuangkan Islam, bukan melalui 'Janji Politik' tetapi melalui 'Kontrak Politik' yang jelas dan tegas mengenai apa saja yang akan diperjuangkan beserta konsukuensi jika tidak dilakukan.

Serbuan Produk Haram Mengandung Babi

 

Masalah produk haram tentunya bukan semata menjadi tanggung jawab MUI, karena jika bukan dari kita sendiri sebagai konsumen yang hanya akan membeli produk dengan label halal dari MUI, maka produsen tidak akan merasa berkepentingan untuk menyematkan label halal. 

Takutnya Musuh Islam Dengan Terjalinnya Ukhuwah Islamiyah

 

Saat ini terlalu banyak kita menyaksikan hal-hal ironis dimana kita sangat mesra dengan mereka yang memusuhi Islam tetapi sangat keras terhadap sesama ahlussunnah waljamaah.

TAUSIAH

Jadwal Majelis Taklim, Ceramah, Tausiyah Yusuf Mansur 2017

 

Jadwal Majelis Taklim, Ceramah, Tausiyah Yusuf Mansur 2017 

Jadwal Majelis Taklim, Ceramah, Tausiyah Syekh Ali Jaber 11 Juni 2017

 

Jadwal Majelis Taklim, Ceramah, Tausiyah Syekh Ali Jaber 2017 

PPPA Daarul Qur'an - Tangerang

 

PPPA Daarul Qur'an, Mencetak generasi Qur ani yang smart, cerdas, peka, visioner dan berwawasan luas serta menjadikan DAQU METHOD sebagai pakaian sehari-hari. Mencetak pemimpin negeri (dalam segala bidang) yang hafal Qur an dan berkarakter Qur ani. 

Muhammad Arifin Ilham

 

Muhammad Arifin Ilham lahir di Banjarmasin, 8 Juni 1969; umur 46 tahun) adalah seorang pendakwah atau da’i. Ia mendirikan majelis taklim bernama “Adz-Dzikra” pada tahun 2000. 

Doa Sebelum dan Sesudah Bepegian

 

BISMILLAHI TAWAKALTU 'ALALLAHI LAA HAULA WA LAA QUWATA ILLA BILLAH

Dengan nama Allah, aku berserah diri kepada Allah, tiada daya dan upaya melainkan dengan pertolongan Allah

BELAJAR ISLAM

Hukum Dalam Fiqih

Hukum Dalam Fiqih Terbagi Menjadi Lima

KH. Ahmad Dahlan

 

Pada usia 15 tahun, beliau berhaji sekaligus menuntut ilmu ke Mekah. Selama 5 tahun berguru kepada banyak tokoh besar Islam dunia, beliau juga mulai bersentuhan dengan berbagai pemikiran Islam pembaharu. 

Keistimewaan Penghafal Al-Qur’an

 

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Sesungguhnya Allah Subhaanahu wata’ala mengangkat derajat beberapa kaum dengan Al-Qur’an ini dan merendahkann yang lain dengannya pula.” (H.R. Muslim) 

Mengenal Sifat Allah

Sifat Allah itu tidak terhitung atau tidak mungkin terdefinisi oleh ilmu manusia yang terbatas.

Hanya saja para ulama terdahulu mencoba membuat metode membatasi sifat Allah yang kita kenal dengan "20 sifat wajib" agar kita dapat lebih mudah mengenal Allah melalui sifat-Nya.

KH. Hasyim Asy'ari

 

Hasyim Asy'arie kemudian memutuskan untuk kembali ke Mekkah dan menetap di sana selama kurang lebih tujuh tahun. Di Mekkah beliau banyak berguru ke ulama-ulama besar baik dari Mekkah sendiri maupun ulama Indonesia.