sajada sosmed

 

Bijaksana Dalam Share Di Media Sosial


يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ جَاءَكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا أَنْ تُصِيبُوا قَوْمًا بِجَهَالَةٍ فَتُصْبِحُوا عَلَىٰ مَا فَعَلْتُمْ نَادِمِينَ

Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu. (QS. al-Hujurat: 6)

Sejak belum ada jejaring sosial, diantara kita mungkin pernah menerima lembaran fotocopy surat kaleng yang berisikan tentang mimpi penjaga kuburan nabi akan dekatnya waktu kiamat atau hal lainnya dimana setelah membacanya, kita diharuskan memperbanyak dan menyebarkannya lagi dengan ancaman akan terjadi musibah bagi yang menyepelekan berita tersebut dan tidak menyebarluaskannya lagi.

 

Lalu bagaimana sikap kita?

Saling menyampaikan (menyebarkan) nasehat tentang kebenaran dan untuk bersabar memang perbuatan yang harus kita biasakan sebagaimana yang tertuang dalam firman Allah SWT :

 

وَالْعَصْرِ (1) إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ (2) إِلَّا الَّذِينَ آَمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ

“Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.” (QS. Al ‘Ashr: 1-3)

 

Juga terdapat dalam hadist Rasulullah SAW :
“Sampaikanlah dariku walau hanya satu ayat” (HR. Bukhari)

 

Semangat menyampaikan nasehat tentang kebenaran, dalil-dalil Al Qur'an maupun Hadist adalah sesuatu yang baik. Sehingga kita pun sering memanfaatkan jejaring sosial seperti FB, Twitter, WA Group dan sebagainya untuk mengambil peran untuk berdakwah. Hanya saja terkadang kita pun juga melakukan kesalahan-kesalahan seperti :

 

1. Kita lupa memeriksa kebenaran, keberadaan hingga redaksional tentang dalil-dalil yang sering kita copas dan share begitu saja. Padahal pada zaman kemudahan teknologi komunikasi, siapa pun bisa menulis apa pun. "Siapa Pun" ini bisa berarti mereka yang memusuhi islam, orang yang sekedar iseng hingga orang-orang yang memiliki kepentingan pribadi.

 

2. Jika Dalil-dalilnya dianggap sudah benar, periksa juga penjabaran-penjabaran yang menyertainya. Seperti kasus surat kaleng diatas, mengingatkan tentang dekatnya waktu kiamat adalah hal yang biasanya akan membuat kita segera bertaubat dan ini seharusnya hal baik. Hanya saja jika digandengkan dengan ancaman-ancaman yang tidak jelas dalilnya seperti bakal ada anggota keluarga yang meninggal, kecelakaan, kehilangan harta bagi yang tidak menyebarkan surat ini kesekian orang dan sebagainya, hal yang seharusnya baik tetapi karena digandengkan dengan hal yang tidak jelas dalilnya membuat kita pada saat yang sama juga menyebarkan tahayul.

 

Terkadang kita juga mendapat "Share" lalu mencopas kembali tentang nasihat kebaikan atau dalil-dalil yang Insya Allah sudah benar, bahkan kalimat-kalimat yang digandeng setelahnya juga sekilas terlihat baik, seperti tidak ada yang salah, misal : sebarkanlah ke 100 teman-teman yang kamu sayangi, maka dalam waktu 3 bulan, perubahan positif yang luar biasa akan terjadi pada diri kamu, Beberapa teman sudah banyak yang membuktikannya, 3 bulan setelah menyebarkan pesan ini mendadak naik jabatan, memiliki rumah baru hingga mendadak diberangkatkan umroh. Tak sampai 2 menit untuk menyedekahkan waktumu untuk perubahan besar pada diri kamu. jangan terhenti di kamu ya!

 

Sangat disayangkan Dalil-dalil Allah yang mulia digandengkan dengan ganjaran yang tidak jelas sumber dalilnya apalagi kalau ganjarannya hanya karangan dari penulis pertamanya, kita yang ikut-ikutan copas, dapatkah kita bertanggung jawab memberikan ganjaran yang dijanjikan tersebut? Kecuali memang ganjaran-ganjaran tersebut dijanjikan Allah SWT.

 

وَلا تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولَئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْئُولا

Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya. (QS Al-Isroo' : 36)

 

3. Menggunakan, menafsirkan hingga menjabarkan Dalil-dalil untuk kepentingan pribadi.
Ini yang belakangan ini paling sering terjadi, terutama pada musim-musim politik. Terkadang semangat mendukung kita terhadap calon tertentu mengalahkan kecintaan kita kepada Allah, sehingga kita seringkali kehilangan akal dalam mendukung atau menjatuhkan seseorang dengan menggunakan dalil-dalil Allah SWT.

 

Jika kita menyukai calon yang kita dukung, kita mencari dalil-dalil yang disesuai-sesuaikan untuk menguatkan calon kita, membuatnya seolah-olah menjadi orang yang sangat penting untuk kemajuan Islam dan telah banyak berbuat untuk Agama Islam. Sebaliknya jika kita berseberangan dengan calon yang lain, kita pun sibuk mencari dalil-dalil yang disesuai-sesuaikan untuk menjatuhkannya seolah-olah menjadi musuh utama islam bahkan terkadang fitnah terhadap calon yang berseberangan dengan calon yang kita dukung. Padahal siapa pun dari mereka yang kita dukung sama sekali tidak dapat menolong kita pada saat hari pertanggungjawaban tiba.

 

Kita sebagai umat muslim tentunya ingin pemimpin yang seiman, seakidah yang cahaya "keislamannya" bukan karena "dipoles" oleh para pendukungnya tetapi memang karena calon pemimpin itu memiliki "cahaya" itu. Sebaliknya, jika calon lainnya tidak seiman, seakidah, kita cukup tidak perlu memilihnya, tanpa harus menyebarkan aib (ghibah) apalagi fitnah, lebih mulia lagi jika kita mendoakannya agar dibukakan pintu hidayah untuk menjadi orang yang memperjuangkan islam.

 

“Tidak akan masuk surga Nammaam (orang yang suka menyebar fitnah)” (HR Bukhari dan Muslim).

Semoga kita tetap semangat "Saling menyampaikan (menyebarkan) nasehat tentang kebenaran dan untuk bersabar" dengan cara yang diridhoi Allah SWT.

 

Wallahu a’lam bish-shawab

SAJADA Media Islam Inspiratif


NEWS

Tata Cara Pengurusan Sertifikat Halal MUI

 

Sertifikat Halal MUI adalah fatwa tertulis Majelis Ulama Indonesia yang menyatakan kehalalan suatu produk sesuai dengan syari’at Islam. Sertifikat Halal MUI ini merupakan syarat untuk mendapatkan ijin pencantuman label halal pada kemasan produk dari instansi pemerintah yang berwenang. 

Masjid Sultan Ahmed (Blue Mosque), Turki

 

Masjid Sultan Ahmed (Blue Mosque), TurkiMasjid Sultan Ahmed (Sultan Ahmed Camii) atau Masjid Biru (Blue Mosque) adalah sebuah masjid bersejarah yang terletak di Istanbul, Turki. Sebuah situs wisata populer di Turki. 

Jika Dakwah Adalah Kegiatan Marketing

 

Seringkali kita merasa sedang mengajak (berdakwah) padahal kita malah semakin menjauhkan target audiens tersebut kepada Islam. Logika sederhananya adalah, apakah kita akan membeli produk yang dijual oleh sales yang membenci kita? 

Akhir Dakwah Petinju Legendaris, Muhammad Ali

 

Usai bersyahadat, Petinju legendaris yang dijuluki The Greatest (terbesar), Muhammad Ali berkata, ”Aku meyakini bahwa aku sedang berada di depan sebuah kebenaran yang tak mungkin berasal dari manusia.”

Jika Islam adalah Sebuah Brand

 

Jika Islam adalah sebuah Brand, maka pendakwah adalah pemegang peranan fungsi Marketing dan Public Relation. Bila terjadi pergeseran persepsi, maka saatnya kita koreksi diri dan kembali kepada value dan cara memasarkan (dakwah) seperti yang diajarkan Rasulullah. 

EKONOMI SYARIAH

WIEF Mendorong UKM Berbasis Islam Menjadi Bisnis Masa Depan

 

Forum WIEF berhasil menciptakan komitmen investasi di sektor UMKM senilai US$ 900 juta atau sekitar Rp 11,88 triliun. 

Peduli Masyarakat Sekitar, AXA Mandiri dan BAZNAS Salurkan Paket Ramadhan Bahagia

 

Pada tahun 2015 AXA Mandiri telah menyediakan perlindungan asuransi syariah melalui lebih dari 20 ribu polis asuransi dan pada tahun 2016 meningkat menjadi lebih dari 33 ribu polis asuransi syariah. 

Dompet Dhuafa Kirim Dai Ambassador ke Berbagai Negara

 

Dompet Dhuafa akan mengirimkan 25 Dai Ambassador ke berbagai negara selama bulan suci Ramadhan. Tahun ini merupakan kali keenam Dompet Dhuafa melalui Corps Dai Dompet Dhuafa (Cordofa) mengirimkan dai ke luar negeri secara berturut-turut sejak 2013 

Akhirnya Paytren Fintech Berbasis Syariah Mendapat Izin OJK

 

Ustadz Yusuf Mansur melalui Paytren merupakan salah satu figur contoh tokoh islam, yang selama ini telah berjuang untuk menunjukkan bahwa Umat Islam Indonesia sebagai golongan mayoritas harus menjadi pemain pasar utama di negaranya sendiri. Jangan cuma menjadi penonton atau cuma sebagai target pasar dari para pebisnis non muslim, apalagi pihak negara asing. 

Muslim Go Aplikasi Islami Pertama Dengan Sertifikasi Kemenag RI

 

Muslim Go adalah aplikasi mobile menyediakan berbagai macam layanan yang dibutuhkan oleh kalangan Muslim di Indonesia. Muslim Go hadir dengan fitur untuk penunjuk dan pengingat waktu shalat, Al-Qur’an digital, kalender islam, arah kiblat, mencari masjid terdekat serta restoran halal dan sebagainya. 

BELAJAR

Bab: Wajibnya membaca al Fatihah pada setiap rakaat

5 KITAB: SHOLAT

Bab: Wajibnya membaca al Fatihah pada setiap rakaat

 

Bab: Tentang Perkara-perkara Iman

KITAB: IMAN

Bab: Tentang Perkara-perkara Iman

 

Bab: Penjelasan tentang rukun-rukun Islam dan tiang-tiangnya yang agung

2 KITAB: IMAN

Bab: Penjelasan tentang rukun-rukun Islam dan tiang-tiangnya yang agung

 

Bab: Islam dibangun diatas lima (landasan), dan Islam adalah perkataan dan perbuatan serta bertambah dan berkurang

KITAB: IMAN

Bab: Islam dibangun diatas lima (landasan), dan Islam adalah perkataan dan perbuatan serta bertambah dan berkurang

 

Bab: Bolehnya orang junub untuk tidur, disunahkannya wudlu untuk tidur dan membasuh kemaluan

3 KITAB: THAHARAH

Bab: Bab: Bolehnya orang junub untuk tidur, disunahkannya wudlu untuk tidur dan membasuh kemaluan

 

TAUSIYAH

Jangan Membenci Saat "Yang Berbeda" Bertanya

 

Seseorang bertanya, : "Kenapa Allah menurunkan Agama Yahudi dan Nasrani melalui nabi-nabinya? Jika Islam turun melalui Nabi Muhammad SAW, Bagaimana nasib Nabi-Nabi yang tidak beragama Islam sebelum jaman Rasulullah SAW?"

 

Sarung

 

Catatan kali ini bercerita tentang sebuah benda yang sangat terkenal. Biasa dipakai oleh kaum laki-laki dewasa untuk menghalau angin malam saat ronda, sebagai pelindung dari gigitan nyamuk saat tidur.

Ucapan Selamat Saat Idul Fitri dan Jawabannya

 

Saat hari raya idul fitri, kita terbiasa saling mengucapkan selama untuk sesama muslim, lalu bagaimana ucapan yang dicontohkan oleh Rasulullah dan diikuti oleh sahabat Nabi? Bagaimana pula jawabannya?

Usia 40 Tahun, Belum Ada Minat Terhadap Agama, Pertanda Buruk Sisa Umur

 

Kaum salaf, apabila diantara mereka ada yang sudah berumur 40 tahun, ia mulai melipat kasur, yakni tidak akan tidur lagi sepanjang malam, selalu melakukan shalat, bertasbih dan beristighfar. 

Mintalah Pertolongan Allah

 

Pernahkah kita merasa berada di titik nadir, dimana kesulitan yang kita miliki seolah-olah sudah tidak ada lagi jalan keluarnya?

SEJARAH

Kisah Nabi Sulaiman, Semut & Cacing Buta

 

Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauh mahfuzh).

Nabi Ayyub AS

 

Iblis mengira ketaatan Nabi Ayub AS adalah hanyalah ketaatan untuk mengamankan kondisi ideal sang nabi agar terus dapat hidup dengan segala kenyamanan tersebut.

KH. Hasyim Asy'ari

 

Hasyim Asy'arie kemudian memutuskan untuk kembali ke Mekkah dan menetap di sana selama kurang lebih tujuh tahun. Di Mekkah beliau banyak berguru ke ulama-ulama besar baik dari Mekkah sendiri maupun ulama Indonesia. 

KH. Ahmad Dahlan

 

Pada usia 15 tahun, beliau berhaji sekaligus menuntut ilmu ke Mekah. Selama 5 tahun berguru kepada banyak tokoh besar Islam dunia, beliau juga mulai bersentuhan dengan berbagai pemikiran Islam pembaharu. 

REFERENSI

Roadshow Seminar Asuransi Syariah 2017 - Batch III

 

Masyarakat Ekonomi Syariah Menyelenggarakan Seminar Asuransi Syariah 

Khalid Basalamah

 

Ustadz Khalid Basalamah menjalani pendidikan sarjananya di Universitas Islam Madinah lalu melanjutkan S2 di Universitas Mulim Indonesia dan melanjutkan lagi pendidikan S3 di Universitas Tun Abdul Razzak Malaysia.

Muhammad Syafii Antonio

 

Muhammad Syafii Antonio adalah seorang muslim keturunan Tiong Hoa yang menjadi pakar ekonomi syariah di Indonesia. 

Jadwal Majelis Taklim, Ceramah, Tausiyah Ustadz Adi Hidayat

 

Jadwal Majelis Taklim, Ceramah, Tausiyah Ustadz Adi Hidayat Mei 2017 

Yusuf Mansyur

 

Yusuf Mansur adalah seorang tokoh pendakwah, penulis buku dan pengusaha dari Betawi, sekaligus pimpinan dari pondok pesantren Daarul Quran Ketapang, Cipondoh, Tangerang dan pengajian Wisata Hati.

DOA

Doa Sebelum dan Sesudah Masuk Kamar Mandi (WC)

 

ALLAHUMMA INNII A'UUDZU BIKA MINAL KHUBUTSI WAL KHOBAAITSI

Ya Allah sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari setan laki-laki dan setan perempuan

Doa Sebelum (Niat) dan Sesudah Wudhu

 

Nawaitul wudhuu-a liraf’ll hadatsil ashghari fardhal lilaaffi ta’aalaa

Saya niat berwudhu untuk menghilangkan hadats kecil fardu karena Allah semata

Doa Sebelum Makan & Sesudah Makan

 

Allahuma Baarik lanaa fiimaa razaqtanaa waqinaa 'adzaa bannaar.


Alhamdulillahilladzii ath'amanaa wa saqoonaa wa ja'alanaa muslimin.

Doa Sebelum dan Sesudah Tidur

 

Bismika Allahuma Ahya Wa Amuut.

Alhamdulillahi ladzi Ahyana Ba'da Maa Amaa Tanaa Wa ilaihin Nusyuur.

Doa-Doa Para Nabi & Rasul

 

Doa Nabi Adam 

“Robbana zholamna anfusana wailam tagfirlana watarhamana lana kunnana minal khosirin“