sajada salam

 

Adab di Hari Raya

Hari raya bagi seorang muslim bukan sekedar berbahagia dan bersenang-senang tetapi justru merupakan momen untuk semakin menguatkan hubungan dengan Allah Subhana WaTa’ala, namun sayangnya hal ini sudah banyak dilupakan banyak umat Islam. Mereka lebih fokus pada simbolitas semata, seperti berbaju baru, makan-makan, dan menghabiskan uang.

Oleh karenanya, ada baiknya kita mengetahui adab-adab apa saja yang mesti kita lakukan ketika berhari raya, yang dengannya berhari raya menjadi bernilai ibadah di sisi Allah Ta’ala.

 

1. Mandi Hari Raya

Terdapat riwayat shahih dalam Kitab Al-Muwaththa dan lainnya bahwa Abdullah bin Umar mandi pada hari Id sebelum berangkat ke tempat shalat. (Al-Muwaththa, no. 428).

An-Nawawi rahimahullah menyebutkan adanya kesepakatan ulama tentang disunnahkannya mandi untuk shalat Id.

Alasan yang menjadi sebab disunnahkannya mandi pada hari Jumat dan atau kesempatan lainnya saat kaum muslimin berkumpul secara umum, juga terdapat pada shalat Id, bahkan boleh jadi pada shalat Id alasan itu lebih kuat.

Nabi mandi pada dua hari raya, telah terdapat hadits shahih tentang itu, dan ada pula dua hadits dhaif: pertama, hadits Ibnu Abbas, dari riwayat Jabarah Mughallis, dan hadits Al Fakih bin Sa’ad, dari riwayat Yusuf bin Khalid As Samtiy. Tetapi telah shahih dari Ibnu Umar –yang memiliki sikap begitu keras mengikuti sunnah- bahwa Beliau mandi pada hari raya sebelum keluar rumah.


2. Berhias, bersiwak dan Memakai Wewangian (Laki-laki)

“Sesungguhnya hari ini adalah hari raya yang Allah jadikan untuk kaum muslimin. Barangsiapa yang hadir jumatan, hendaknya dia mandi. Jika dia punya wewangian, hendaknya dia gunakan, dan kalian harus gosok gigi.”
(HR. Ibn Majah, dihasankan Al-Albani)


3. Mengenakan Pakaian Terbaik

“Nabi Shallallahu'alahi Wassallam memiliki jubah yang beliau gunakan ketika hari raya dan hari Jumat.”
(HR. Ibn Khuzaimah)

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam memerintahkan kami pada dua hari raya untuk memakai pakaian terbaik yang kami punya, dan memakai wangi-wangian yang terbaik yang kami punya, dan berkurban dengan hewan yang paling mahal yang kami punya. (HR. Al Hakim dalam Al Mustadrak No. 7560, katanya: “Kalau bukan karena kemajhulan Ishaq bin Bazraj, akan hukumi ini sebagai hadits shahih.” Hal serupa juga dikatakan Imam Adz Dzahabi. Ath Thabarani dalam Al Mu’jam Al Kabir No. 2756, dari Al Hasan bin Ali. Al Baihaqi dalam Syu’abul Iman No. 3715. Ath Thahawi dalam Musykilul Aatsar No. 4730)


4. Idul Fitri: Makan Sebelum Sholat Ied, Idul Adha: Tidak Makan Sebelum Sholat Ied

“Nabi Shallallahu'alahi Wassallam biasanya tidak keluar pada hari Idul Fitri hingga makan terlebih dahulu, dan tidak makan pada hari Idul Adha hingga beliau kembali dari shalat, lalu makan dengan daging sembelihannya”
(HR. Muslim)

dari Anas bin Malik, dia berkata, 'Adalah Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam tidak berangkat pada hari Idul Fitri sebelum memakan beberapa butir korma, dan dia memakannya dengan jumlah ganjil."
(HR. Bukhari)

“Pada saat Idul Fitri Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam tidaklah berangkat untuk shalat sebelum makan beberapa kurma.” Murajja bin Raja berkata, berkata kepadaku ‘Ubaidullah, katanya: berkata kepadaku Anas, dari Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam: “Beliau memakannya berjumlah ganjil.” (HR. Bukhari No. 953)

Janganlah keluar pada hari Idul Fitri sampai dia makan dulu, dan janganlah makan ketika hari Idul Adha sampai dia shalat dulu. (HR. At Tirmidzi No. 542, Ibnu Majah No. 1756, Ibnu Hibban No. 2812, Ahmad No. 22984)


5. Berjalan Kaki Menuju Tempat Sholat Ied

Ali bin Abi Tholib rodhiyallohu anhu berkata: “Termasuk perbuatan sunnah, kamu keluar mendatangi sholat Id dengan berjalan kaki” (HR. At-Tirmidzi)


6. Melalui Jalan Berbeda saat Menuju dan Pulang Sholat Ied

“Nabi Shallallahu’alahi Wasallam biasanya ketika hari Id mengambil jalan yang berbeda antara pulang dan pergi” (HR. Bukhari)


7. Takbir sejak keluar Rumah Hingga Mulai Sholat Ied

"Rasulullah Shallallahu'alahi Wassallam biasa ketika keluar pada hari Idul Fitri beliau bertakbir sampai di (lapangan) tempat sholat, sampai didirikan sholat, apabila sholat telah ditegakkan maka terputuslah takbir"
(HR. Ibnu Abi Syaibah, shahih)


8. Sholat Ied di Tempat Terbuka Kecuali Ada Udzur

"Rasulullah Shallallahu'alahi Wassallam biasa keluar pada hari raya 'Idul Fithri dan 'Idul Adha menuju tanah lapang"
(HR. Bukhari & Muslim)


9. Tidak Ada Sholat Sebelum dan Sesudah Sholat Ied

"Nabi Shallallahu'alahi Wassallam menuju lapangan ketika Idul Fitri, kemudian shalat dua rakaat. Tidak shalat sunah sebelum maupun sesudahnya. Dan beliau bersama Bilal"
(HR. Bukhari & al-Baihaqi)


10. Saling Mengucapkan Selamat

Termasuk adab pada hari Id adalah saling memberikan ucapan selamat yang baik satu sama lain, apapun redaksinya. Seperti ungkapan, taqabbalallahu minna wa minkum, atau, Idun Mubarak, atau yang semisalnya dalam berbagai bentuk redaksi yang dibolehkan.

Dari Jubair bin Nafir, dia berkata, 'Para shahabat Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, apabila berjumpa pada hari Id, mereka satu sama lain saling mengucapkan, taqabbalallahu minna wa minka.' Ibnu Hajar berkata, sanadnya hasan
(Fathul Bari, 2/446)

Pemberian ucapan selamat sudah dikenal di kalangan para shahabat, karenanya para ulama memberikan keringanan dalam hal ini, seperti Imam Ahmad dan lainnya.

Wallahu a’lam bish-shawab

SAJADA Media Islam Inspiratif

 

Baca Juga :


BERITA

Lembaga Keuangan Syariah

Sistem Keuangan syariah adalah suatu sistem keuangan, seperti perbankan, asuransi dan sebagainya yang pelaksanaannya dilakukan berdasarkan hukum Islam (syariah). 

Koreksi Terhadap Pandangan Mainstream Tentang Sejarah Islam Di Indonesia

Padahal sejak abad ke 6, agama Islam telah berdampingan bersama agama Hindu & agama Budha di Nusantara telah ada kerajaan-kerajaan Islam jauh sebelum kerajaan Majapahit.

Saat Majelis Ilmu Dibubarkan, Siapa Yang Diuntungkan?

Jika sahabat Rasulullah SAW yang bertemu dan mendapat gemblengan langsung dari Rasulullah SAW saja bisa berbeda pendapat, apalagi umat Islam saat ini yang jenjang waktunya sangat jauh dari masa Rasulullah SAW.

Media Berita Yang Tunduk Pada Kemauan Pemodal

Jika disaat umat muslim yang sedang menjalankan keyakinannya umatnya sendiri disebut intoleran dan anti kebhinekaan, sementara oknum dari umat beragama lain yang mencampuri urusan umat muslim malah dianggap toleran dan pro kebhinekaan, maka pembelokkan opini sedang terjadi.

Peduli Masyarakat Sekitar, AXA Mandiri dan BAZNAS Salurkan Paket Ramadhan Bahagia

 

Pada tahun 2015 AXA Mandiri telah menyediakan perlindungan asuransi syariah melalui lebih dari 20 ribu polis asuransi dan pada tahun 2016 meningkat menjadi lebih dari 33 ribu polis asuransi syariah. 

TAUSIAH

Doa Sebelum dan Sesudah Masuk Kamar Mandi (WC)

ALLAHUMMA INNII A'UUDZU BIKA MINAL KHUBUTSI WAL KHOBAAITSI

Ya Allah sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari setan laki-laki dan setan perempuan

Jadwal Majelis Taklim, Ceramah, Tausiyah Ustadz Syafiq Riza Basalamah

Jadwal Majelis Taklim, Ceramah, Tausiyah Ustadz  Syafiq Riza Basalamah

Sabtu 20 Mei 2017

Kajian Dhuha 09.00 | Akankah Lebih Baik?
Masjid Raya Al Musyawarah, Jl Boulevard Kelapa Gading 
Jakarta Utara

Adab di Hari Raya

Hari raya bagi seorang muslim bukan sekedar berbahagia dan bersenang-senang tetapi justru merupakan momen untuk semakin menguatkan hubungan dengan Allah Subhana WaTa’ala

Jadwal Khatib Sholat Ied Bachtiar Nasir

Jadwal Sholat Ied Bachtiar Nasir Minggu 25 Juni 2017

Jadwal Majelis Taklim, Ceramah, Tausiyah Ustadz Muhammad Zulkifli Ali, LC

Jadwal Majelis Taklim Ustadz, Ceramah, Tausiyah  Muhammad Zulkifli Ali, LC 6 - 21 Mei 2017

BELAJAR ISLAM

Nabi Ayyub AS

Iblis mengira ketaatan Nabi Ayub AS adalah hanyalah ketaatan untuk mengamankan kondisi ideal sang nabi agar terus dapat hidup dengan segala kenyamanan tersebut.

Sholat Fardhu 5 Waktu

Sholat Fardhu (Sholat 5 Waktu) adalah kewajiban medirikan sholat sebanyak lima kali dalam satu hari diwaktu yang telah ditentukan bagi setiap muslim, baik laki laki maupun perempuan. Sholat Fardhu (Sholat 5 Waktu) merupakan rukun kedua dari 'Rukun Islam'.

Mahzab Ulama Fiqih

Mazhab menurut ulama fiqih, adalah sebuah metodologi fiqih khusus yang dijalani oleh seorang ahli fiqih mujtahid, yang berbeda dengan ahli fiqih lain, yang menghantarkannya memilih sejumlah hukum dalam kawasan ilmu furu'. Ini adalah pengertian mazhab secara umum.

Huruf Hijaiyah

Agar bisa membaca Al-Qur’an, kita perlu mengenali huruf-huruf hijaiyah, yang juga merupakan huruf dalam bahasa Arab.

Keistimewaan Penghafal Al-Qur’an

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Sesungguhnya Allah Subhaanahu wata’ala mengangkat derajat beberapa kaum dengan Al-Qur’an ini dan merendahkann yang lain dengannya pula.” (H.R. Muslim)