Al Qur'an Adalah Petunjuk

 

"Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Qur'an dan mengajarkannya."
(HR. Al-Bukhari).

Al Qur'an merupakan bukti paling nyata keberadaan Allah Subhanahu Wa ta'ala.

Bayangkan, kita diberikan kesempatan membaca satu-satunya buku (kitab) yang selalu dijaga keasliannya yang berisikan ucapan atau kata-kata (Firman) Tuhan (Allah Subhanahu Wa ta'ala).

Mungkin karena kedangkalan ilmu kita, kita belum bisa merasakan kedahsyatan Al Qur'an, apalagi meyakini bahwa bahwa ayat-ayat tersebut berasal dari Tuhan.

Tetapi para ilmuwan non muslim di bidang kedokteran, biologi, geografi, antariksa, sejarah, sosial, ahli sastra dan sebagainya bahkan para orientalis seringkali takjub disaat menemukan ayat-ayat yang sejalan bahkan melampaui penemuan mereka, sehingga mereka berkata, "kitab ini bukan berasal dari manusia."

Tentunya bagi kita, umat muslim, Al Qur'an bukan hanya kitab tentang science, terlalu kecil jika kita hanya mengambil manfaatnya pada hal tersebut.

Al Qur'an merupakan petunjuk dan pedoman kita dalam menjalani hidup di dunia dan mencapai Akhirat.

Membacanya (berinteraksi dengan Al Qur'an) dapat meraih pahala, ketentraman dan menurunkan Rahmat Allah kepada kita.

 

Dalam berinteraksi dengan Al Qur'an, kita dapat menempuh tiga tahapan, yaitu :


1. Qira'ah | Membaca Al Qur'an tanpa memahami arti.

Bahkan dalam berinterikasi dengan Al Qur'an tanpa memahami artinya saja, kita mendapat pahala yang besar, satu huruf sebanding dengan melakukan sepuluh kebaikan.

 

“Barangsiapa membaca satu huruf dari Kitab Allah, maka baginya satu kebaikan. Dan satu kebaikan dilipat gandakan sepuluh kali lipat semisalnya. Aku tidak mengatakan Alif Laam Miim itu satu huruf. Tetapi alif satu huruf, lam satu huruf, dan mim satu huruf.”

(HR At Tirmidzi 2910)

 

 

2. Tilawah | Membaca Al Qur'an dengan memahami maknanya.

 

Jika membacanya tanpa memahami arti saja demikian besar manfaatnya, apalagi jika kita juga memahami maknanya.

Kita dijanjikan akan mendapat sakinah (ketenangan). Bukankah kita sering mendengar bahwa mereka yang saat ini mungkin berkuasa, populer dan bergelimang kekayaan tetapi sulit mendapat ketenangan?

Kemudian Allah pun menaungi "Rahmat", saat rahmat menaungi kita, bukankah hajat dan kesulitan kita akan diatasi oleh Sang Pemberi Rahmat?

Dan Allah pun membanggakan (menyebut-nyebut) diri kita dihadapan para makhluk mulia malaikat.


Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah Allah membaca (bertilawah) Kitabullah dan saling mengajarkan satu dan lainnya melainkan akan turun kepada mereka sakinah (ketenangan), akan dinaungi rahmat, akan dikeliling para malaikat dan Allah akan menyebut-nyebut mereka di sisi makhluk yang dimuliakan di sisi-Nya.

(HR Muslim 2010)

 


3. Tahfiz | Membaca Alqur'an yang telah dihafalkan serta mengamalkannya.

 

Menghafal Alqur'an merupakan tingkat interaksi tertinggi kita dengan Al Qur'an.

Dalam proses menghafal saja, kita pasti terus mengulang-ulang sehingga mendapat pahala seperti tingkat interaksi membaca tanpa memahami arti, satu huruf setara dengan melakukan sepuluh kebaikan.

Kemudian banyak pula yang melakukan metode menghafal sekaligus memahami arti agar lebih mudah dihafal. Jika ini dilakukan manfaat membaca Al Qur'an sekaligus memahami arti, juga akan kita dapat.

Setelah hafal, Bayangkan, Al Qur'an telah ada didalam diri kita. Jika kertas (mushaf) yang bertulis ayat Al Qur'an saja dimuliakan, apalagi jika kita menulis Al Qur'an pada diri kita?

Dengan menghafal, Kita dapat berinteraksi dengan Al Qur'an dimana saja dan kapan saja (kecuali ditempat yang dilarang).

Betapa banyak manfaat bagi para penghafal Al Qur'an yang kami tulis dalam artikel khusus mengenai ini.

(baca juga : Keistimewaan Penghafal Al-Qur’an)

 

Dan Allah pun menjanjikan bahwa Al Qur'an itu telah dimudahkan untuk dihafalkan dan bertanya pula kepada kita, adakah yang mau menghafalkannya?

Fakta menunjukkan, Al Qur'an adalah satu-satunya kitab paling tebal yang bisa dihafalkan bahkan oleh banyak orang dari bermacam-macam bangsa dan usia, bahkan oleh anak-anak.

(Baca juga : Yang Muda Yang Cinta Al Qur'an)

(Baca juga : Musa, Penghafal AlQur'an Termuda Musabaqoh Hifzil Quran Internasional)

 

وَلَقَدْ يَسَّرْنَا الْقُرْآنَ لِلذِّكْرِ فَهَلْ مِنْ مُدَّكِ

Dan sesungguhnya, telah Kami mudahkan Al-Qur'an untuk pelajaran (dihafalkan), maka adakah orang yang mengambil pelajaran (menghafalkannya).

(QS Al Qomar : 17, 22, 32, 40)

 

Wallahu a’lam bish-shawab

SAJADA Media Islam Inspiratif 


 

BERITA

Mendapatkan Sertifikat Mualaf di Masjid

 

Sertifikat Mualaf ini menjadi penting untuk mereka yang berniat menikah secara resmi melalui KUA (Kantor Urusan Agama), karena KUA memberlakukan persyaratan. 

Aplikasi Muslim Ummah Merupakan Aplikasi Lifestyle Tentang Islam

 

Aplikasi Muslim Ummah merupakan aplikasi lifestyle tentang Islam dan juga pengingat jadwal sholat serta Al Qur’an yang disertai audio untuk pembelajaran Al Quran per ayat. Saat ini Aplikasi Muslim Ummah sudah mencapai ratusan ribu download dengan lebih dari puluhan ribu pengguna aktif setiap hari. 

WIEF Mendorong UKM Berbasis Islam Menjadi Bisnis Masa Depan

 

Forum WIEF berhasil menciptakan komitmen investasi di sektor UMKM senilai US$ 900 juta atau sekitar Rp 11,88 triliun. 

Menanti Ijtihad Politik melalui Ijtima Ulama 2

 

Perjalanan GNPF 212 memperjuangkan hadirnya nafas Islam dalam roda perpolitikan di Indonesia rupanya masih harus kembali mendaki.

Lembaga Keuangan Syariah

 

Sistem Keuangan syariah adalah suatu sistem keuangan, seperti perbankan, asuransi dan sebagainya yang pelaksanaannya dilakukan berdasarkan hukum Islam (syariah).  

TAUSIAH

Jadwal Majelis Taklim, Ceramah, Tausiyah Abdullah Gymnastiar 2017

 

Jadwal Majelis Taklim, Ceramah, Tausiyah Abdullah Gymnastiar 2017 

Abdul Somad, Lc. MA

 

Ustadz Abdul Somad, Lc. MA banyak dikenal di kalangan netizen. Ulasan yang cerdas dan lugas, ditambah lagi dengan keahlian dalam merangkai kata membuat ceramah Ustadz Abdul Somad begitu mudah dicerna dan mudah dipahami oleh berbagai kalangan masyarakat. 

Diskusi Kedai Kopi 3a (Islam?)

 

"Bukan aku yang harus mendifinisikannya, tapi biarlah Dia yang mengenalkan diri-Nya kepada mu melalui perkataan-Nya dalam kitab suci Al Qur'an yang dititipkan melalui Nabi Muhammad SAW dalam surat Al Ikhlas : 1-4"

 

Bersabar Saat Dalam Kesempitan Rezeki

 

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Demi Allah, bukanlah kefakiran yang aku takutkan akan menimpamu, namun yang aku takuti ketika dunia dihamparkan kepadamu.”

(HR. Bukhari Muslim)

Jadwal Khatib Sholat Ied Bachtiar Nasir

 

Jadwal Sholat Ied Bachtiar Nasir Minggu 25 Juni 2017 

BELAJAR ISLAM

Kisah Nabi Sulaiman, Semut & Cacing Buta

 

Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauh mahfuzh).

KH. Hasyim Asy'ari

 

Hasyim Asy'arie kemudian memutuskan untuk kembali ke Mekkah dan menetap di sana selama kurang lebih tujuh tahun. Di Mekkah beliau banyak berguru ke ulama-ulama besar baik dari Mekkah sendiri maupun ulama Indonesia. 

KH. Ahmad Dahlan

 

Pada usia 15 tahun, beliau berhaji sekaligus menuntut ilmu ke Mekah. Selama 5 tahun berguru kepada banyak tokoh besar Islam dunia, beliau juga mulai bersentuhan dengan berbagai pemikiran Islam pembaharu. 

Kisah Nabi Musa & Wanita Penzina

 

Malaikat Jibril lalu bertanya, “Mengapa engkau menolak seorang wanita yang hendak bertaubat dari dosanya? Tidakkah engkau tahu dosa yang lebih besar daripadanya?

Sholat Fardhu 5 Waktu

 

Sholat Fardhu (Sholat 5 Waktu) adalah kewajiban medirikan sholat sebanyak lima kali dalam satu hari diwaktu yang telah ditentukan bagi setiap muslim, baik laki laki maupun perempuan. Sholat Fardhu (Sholat 5 Waktu) merupakan rukun kedua dari 'Rukun Islam'.