sifat Allah

 

Mengenal Sifat Allah

Sifat Allah itu tidak terhitung atau tidak mungkin terdefinisi oleh ilmu manusia yang terbatas. Para ulama terdahulu mencoba membuat metode membatasi sifat Allah yang kita kenal dengan "20 sifat wajib" agar kita dapat lebih mudah mengenal Allah melalui sifat-Nya.

Mempelajari 20 sifat wajib, 99 Nama Allah (Asmaul Khusna) adalah bagian dari ikhtiar awal, agar kita mendapat petunjuk Allah untuk mengenal diri-Nya yang tidak terdefinisikan sifatnya oleh ilmu manusia yang terbatas, dengan harapan semoga kita mendapat petunjuk untuk semakin dapat mendekatkan diri pada Allah.


Menurut para ulama, inilah 20 sifat atau sifat yang wajib ada pada Tuhan 

 

1. Wujud (ada)

Surat Ta Ha Ayat 14

إِنَّنِي أَنَا اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنَا فَاعْبُدْنِي وَأَقِمِ الصَّلَاةَ لِذِكْرِي

Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku 

 


2. Qidam (Terdahulu) 

Surat Al-Hadid Ayat 3

هُوَ الْأَوَّلُ وَالْآخِرُ وَالظَّاهِرُ وَالْبَاطِنُ ۖ وَهُوَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ

Dialah Yang Awal dan Yang Akhir Yang Zhahir dan Yang Bathin; dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu. 

 

3. Baqo’ (Kekal) 

Surat Al-Furqan Ayat 58

وَتَوَكَّلْ عَلَى الْحَيِّ الَّذِي لَا يَمُوتُ وَسَبِّحْ بِحَمْدِهِ ۚ وَكَفَىٰ بِهِ بِذُنُوبِ عِبَادِهِ خَبِيرًا

Dan bertawakkallah kepada Allah yang hidup (kekal) Yang tidak mati, dan bertasbihlah dengan memuji-Nya. Dan cukuplah Dia Maha Mengetahui dosa-dosa hamba-hamba-Nya. 

 


4. Mukhollafatuhu lil hawaadits (Tidak Serupa dengan MakhlukNya) 

Surat Al-Ikhlas Ayat 4

وَلَمْ يَكُن لَّهُۥ كُفُوًا أَحَدٌۢ

Dan tidak ada seorang (atau makhluk) pun yang setara (sebanding) dengan-Nya. 

 

5. Qiyamuhu Binafsihi (Berdiri dengan sendirinya) 

Surat Al-Isra Ayat 111

وَقُلِ الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي لَمْ يَتَّخِذْ وَلَدًا وَلَمْ يَكُنْ لَهُ شَرِيكٌ فِي الْمُلْكِ وَلَمْ يَكُنْ لَهُ وَلِيٌّ مِنَ الذُّلِّ ۖوَكَبِّرْهُ تَكْبِيرًا

Dan katakanlah: "Segala puji bagi Allah Yang tidak mempunyai anak dan tidak mempunyai sekutu dalam kerajaan-Nya dan Dia bukan pula hina yang memerlukan penolong dan agungkanlah Dia dengan pengagungan yang sebesar-besarnya. 


6. Wahdaaniyah (Esa) 

Surat Al-Ikhlas Ayat 1

قُلْ هُوَ الَّهُ أَحَدٌ

Katakanlah: "Dia-lah Allah, Yang Maha Esa 

 

7. Qudrat (Kuasa) 

Surat Al Baqarah Ayat 20

يَكَادُالبَرقُ يَخطَفُ اَبصَارَهُم كُلَّمَااضَاءَ لَهُم مَّشَوافِيهِوَاِذَااطلَم عَلَيهِم قَامُوا وَلَوشَاءَاللهُ لَذَ هَبَ بِسَمعِهِم وَاَبصَارِهِم اِنَّ اللهَ غَلَى كُلِّ شَىءٍقَديرٌ

hampir saja kilat itu menyambar penglihatan mereka.setiap kali (kilat itu) menyinari,mereka berjalan di bawah (sinar) itu,dan apa bila gelap menerpa mereka,mereka berhenti.sekiranya allah menghendaki, niscaya dia hilangkan pendengaran dan penglihatan mereka.sungguh.allah maha kuasa atas segala sesuatu. 

 

8. Iroodah (Berkehendak) 

Surat Huud Ayat 107

خَالِدِينَ فِيهَا مَا دَامَتِ السَّمَاوَاتُ وَالْأَرْضُ إِلَّا مَا شَاءَ رَبُّكَ ۚإِنَّ رَبَّكَ فَعَّالٌ لِمَا يُرِيدُ

Mereka kekal di dalamnya selama ada langit dan bumi, kecuali jika Tuhanmu menghendaki (yang lain). Sesungguhnya Tuhanmu Maha Pelaksana terhadap apa yang Dia kehendaki. 

 

9. Ilmu (Mengetahui) 

Surat Al An’aam Ayat 59

وَعِنْدَهُ مَفَاتِحُ الْغَيْبِ لا يَعْلَمُهَا إِلا هُوَ وَيَعْلَمُ مَا فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ وَمَا تَسْقُطُ مِنْ وَرَقَةٍ إِلا يَعْلَمُهَا وَلا حَبَّةٍ فِي ظُلُمَاتِ الأرْضِ وَلا رَطْبٍ وَلا يَابِسٍ إِلا فِي كِتَابٍ مُبِينٍ

Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang gaib; tak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji pun dalam kegelapan bumi dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauhul Mahfudz). 


10. Hayaat (Hidup) 

Surat Al-Furqan Ayat 58

وَتَوَكَّلْ عَلَى الْحَيِّ الَّذِي لَا يَمُوتُ وَسَبِّحْ بِحَمْدِهِ ۚ وَكَفَىٰ بِهِ بِذُنُوبِ عِبَادِهِ خَبِيرًا

Dan bertawakkallah kepada Allah yang hidup (kekal) Yang tidak mati, dan bertasbihlah dengan memuji-Nya. Dan cukuplah Dia Maha Mengetahui dosa-dosa hamba-hamba-Nya. 

 

11. Sama’ (Mendengar) 

Surat Al Baqarah Ayat 256

لا إِكْرَاهَ فِي الدِّينِ قَدْ تَبَيَّنَ الرُّشْدُ مِنَ الْغَيِّ فَمَنْ يَكْفُرْ بِالطَّاغُوتِ وَيُؤْمِنْ بِاللَّهِ فَقَدِ اسْتَمْسَكَ بِالْعُرْوَةِ الْوُثْقَى لا انْفِصَامَ لَهَا وَاللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ

Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam); sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan yang sesat. Karena itu barang siapa yang ingkar kepada Thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. 

 

12. Bashor (Melihat)

Surat Al Hujuraat Ayat 18

إِنَّ اللَّهَ يَعْلَمُ غَيْبَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۚوَاللَّهُ بَصِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ

Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang ghaib di langit dan di bumi. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan. 

 

13. Kalam (Berbicara/Berfirman)

Surat Al-A’raf Ayat 143

وَلَمَّا جَاءَ مُوسَى لِمِيقَاتِنَا وَكَلَّمَهُ رَبُّهُ قَالَ رَبِّ أَرِنِي أَنْظُرْ إِلَيْكَ قَالَ لَنْ تَرَانِي وَلَكِنِ انْظُرْ إِلَى الْجَبَلِ فَإِنِ اسْتَقَرَّ مَكَانَهُ فَسَوْفَ تَرَانِي فَلَمَّا تَجَلَّى رَبُّهُ لِلْجَبَلِ جَعَلَهُ دَكًّا وَخَرَّ مُوسَى صَعِقًا فَلَمَّا أَفَاقَ قَالَ سُبْحَانَكَ تُبْتُ إِلَيْكَ وَأَنَا أَوَّلُ الْمُؤْمِنِينَ

Dan tatkala Musa datang untuk (munajat dengan Kami) pada waktu yang telah Kami tentukan dan Tuhan telah berfirman (langsung) kepadanya, berkatalah Musa: "Ya Tuhanku, nampakkanlah (diri Engkau) kepadaku agar aku dapat melihat kepada Engkau". Tuhan berfirman: "Kamu sekali-kali tidak sanggup melihat-Ku, tapi lihatlah ke bukit itu, maka jika ia tetap di tempatnya (sebagai sediakala) niscaya kamu dapat melihat-Ku". Tatkala Tuhannya menampakkan diri kepada gunung itu, dijadikannya gunung itu hancur luluh dan Musa pun jatuh pingsan. Maka setelah Musa sadar kembali, dia berkata: "Maha Suci Engkau, aku bertobat kepada Engkau dan aku orang yang pertama-tama beriman". 


Surat Ali Imran Ayat 55

إِذْ قَالَ اللَّهُ يَا عِيسَى إِنِّي مُتَوَفِّيكَ وَرَافِعُكَ إِلَيَّ وَمُطَهِّرُكَ مِنَ الَّذِينَ كَفَرُوا وَجَاعِلُ الَّذِينَ اتَّبَعُوكَ فَوْقَ الَّذِينَ كَفَرُوا إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ ثُمَّ إِلَيَّ مَرْجِعُكُمْ فَأَحْكُمُ بَيْنَكُمْ فِيمَا كُنْتُمْ فِيهِ تَخْتَلِفُونَ

(Ingatlah), ketika Allah berfirman: "Hai Isa, sesungguhnya Aku akan menyampaikan kamu kepada akhir ajalmu dan mengangkat kamu kepada-Ku serta membersihkan kamu dari orang-orang yang kafir, dan menjadikan orang-orang yang mengikuti kamu di atas orang-orang yang kafir hingga hari kiamat. Kemudian hanya kepada Akulah kembalimu, lalu Aku memutuskan di antaramu tentang hal-hal yang selalu kamu berselisih padanya". 

 

14. Qoodirun: Yang Kuasa, melazimkan Qudrat berdiri pada dzat

15. Muriidun: Yang Menentukan maka melazimkan Iradat yang berdiri pada dzat

16. ‘Aalimun: Yang Mengetahui maka melazimkan ‘Ilmu yang berdiri pada dzat

17. Hayyun: Yang Hidup melazimkan Hayyat yang berdiri pada dzat

18. Samii’un: Yang Mendengar melazimkan Sami’ yang berdiri pada dzat

19. Bashiirun: Yang Melihat melazimkan Basir yang berdiri pada dzat

20. Mutakallimun: Yang Berkata-kata melazimkan Kalam yang berdiri pada dzat

 

Wallahu a’lam bish-shawab

SAJADA Media Islam Inspiratif

 


Dapatkan Buku Bisnis Paling Penting Saat Ini

Era Bisnis Online - Underdog VS Rakasasa Bisnis

Dapatkan Novel Benuansa Religi Islami

Al Kahfi Land - Menyusuri Waktu

Dapatkan Novel Benuansa Religi Islami

Al Kahfi Land - Dua Sisi

Belajar Bisnis Online di trendingbisnis.com

Dapatkan Buku Bisnis Paling Penting Saat Ini

Era Bisnis Online - Underdog VS Rakasasa Bisnis

Dapatkan Novel Benuansa Religi Islami

Al Kahfi Land - Menyusuri Waktu

Dapatkan Novel Benuansa Religi Islami

Al Kahfi Land - Dua Sisi