sajada filosopi kopi

 

Diskusi Kedai Kopi 3a (Islam?)

Zaqi dan Dean adalah dua sahabat lama yang memiliki pandangan berbeda mengenai Tuhan dan Agama tetapi keduanya memiliki persamaan yaitu selalu berpikir logis.

Setelah perbincangan seru dan hangat dalam dua kali pertemuan mereka sebelumnya di sebuah kedai kopi yang katanya menjual kopi paling enak, kali ini mereka sepakat untuk kembali bertemu, kali ini mereka sepakat bertemu di apartemen tempat tinggal Zaqi.

(baca artikel sebelumnya)
Diskusi Kedai Kopi 1 (Tuhan?)
Diskusi Kedai Kopi 2 (Agama?)

Dua cangkir kopi dengan asap mengepul pun diletakkan Zaqi di atas meja yang berada pada area outdoor ruangan apartemennya dimana Dean sedang menikmati suasana malam yang sejuk dari ketinggian gedung yang baru saja selesai diguyur hujan.

Dean tampak menghirup aroma kopi lalu meyeruputnya sedikit.

Dean : "(terdiam sejenak, lalu meneguk kembali kopi tersebut) Bro, ini kopi dari mana?"

Zaqi : "Bikin sendiri, kenapa?"

Dean : "Kok sama rasanya dengan kopi di kedai yang biasa kita ketemu?"

Zaqi : "He he, belum kenal ya dengan ownernya? Salam kenal Pak."

Dean : "Oohh.. Ha ha ha, Serius?"

Zaqi : "Serius."

Dean : "Kalo betul, Mantap juga akting kalian di kedai, Gimana ceritanya bisa terjun di bisnis cafe?"

Zaqi : "He he, Singkatnya gini, Aku kan memang penikmat kopi yang suka buat kopi juga, secara kebetulan ketemu teman-teman yang memang beneran pakar kopi, iseng-iseng belajar, ditambah terinspirasi buku 'Filosopi Kopi' yang keren itu, Ha ha."

"kemudian kepikiran untuk punya kedai sendiri, Sekalian aja komporin teman-teman tadi untuk buka usaha kedai kopi bareng-bareng, Alhamdulillah jalannya lancar dan hasilnya lumayan."

Dean : "Lalu kenapa harus ngumpetin status segala bro? Bukannya lebih asik kalo terjun langsung bro?"

Zaqi : "Teman-tamanku disana lebih jago lah untuk bikin kopi."

"Kita bagi-bagi tugas Bro, aku kebagian hal-hal yang berhubungan dengan bisnis ini, mencakup selera pasar."

"Makanya, agar aku bisa mendapat komentar, reaksi hingga ekspresi sejujur mungkin dari para konsumen sampai kompetitor, aku lebih baik menyembunyikan eksistensiku disitu."

Dean : "Luar biasa! Enggak salah kan kemarin aku mencalonkan kau menjadi direktur marketing? Ha ha."

Zaqi : "Siaaap! Ha ha."

Dean : "Ok bro, saatnya kita mulai majelis taqlim ala filosopi kopi mu, kenapa kau memilih Islam sebagai agamamu?"

Zaqi : "Ok, Secara histori pribadi, kau kan tahu aku sudah terlahir turun-temurun dari keluarga muslim, berbeda dengan kondisi kamu terlahir berada dikeluarga yang berwarna-warni dan kini kau pun malah telah memilih untuk menjadi atheis.

"Sehingga untuk menjaga objektivitas diskusi kita, aku akan menggunakan metode kaca mata kuda, dimana semua pilihan agama kuletakkan disamping dahulu dan yang kita letakkan didepan adalah parameter-parameter yang harus kita sepakati bersama."

Zaqi : "Kau sudah sepakat tentang eksistensi Tuhan dan perlu adanya agama?"

Dean : "Agar kita tidak mengulang-ulang diskusi sebelumnya, anggap saja iya."

Zaqi : "Baiklah, artinya diskusi kita sekarang adalah Tuhan dan Agama yang mana? Betul tidak?"

Dean : "Cocok."

Zaqi : "Ok, bagaimana kalau sekarang aku mengaku kalau aku lah Tuhan?"

Dean : "Silahkan, itu kan hanya pengakuanmu sementara aku tidak mengakuinya."

Zaqi : "Kenapa kau tidak mau mengakuinya?"

Dean : "Karena kau tidak memenuhi syarat sebagai pencipta alam semesta."

Zaqi : "Tepat sekali, Kalau kita bicara tentang Tuhan, harus jelas dulu apa definisi atau apa syaratnya sesuatu itu bisa disebut Tuhan."

"Baru saja kita telah menemukan salah satu syaratnya, yaitu Dia haruslah pencipta alam semesta dan isinya atau sering kita sebut sebagai Maha Pencipta."

"Kemudian, bagaimana jika Matahari kita sebut sebagai Tuhan, setuju?"

Dean : "Matahari kan jelas bukan subjek pencipta."

"Matahari hanyalah salah satu bintang diantara tak terhingga jumlah bintang-bintang."

"Bukanlah objek angkasa yang paling besar dan terang."

"Masih banyak objek angkasa yang sudah terbentuk jauh sebelum matahari ada."

"Bahkan diprediksi akan padam juga nantinya, entah kapan."


Zaqi : "Nah, Kita telah mendapat beberapa parameter tambahan mengenai spesifikasi Tuhan."

"Dia haruslah satu-satunya, Dia tidak serupa, apalagi kalah dengan objek lainnya,

"Dia harus paling awal dan Dia tidak boleh mati, bagaimana?"

Dean : "Sepertinya begitu."

Zaqi : "Berarti aku sudah tidak boleh mengajukan usulan Tuhan dari kalangan manusia, binatang, pohon hingga benda mati karena tidak memenuhi standar kualifikasi Tuhan tadi, benar?"

Dean : "Hmm, Tunggu.."

"Aku tahu arah diskusimu, sorry, bolehkan aku coba sejenak mewakili golongan agamis yang memiliki Tuhan tidak sesuai dengan spesifikasi kita tadi."

"Jika Tuhan itu menjelma sebagai manusia suci, pohon suci, binatang suci, benda mati suci atau apapun yang tidak mempunyai spesifikasi Tuhan tadi, bisa saja kan?"

Zaqi : "He he, Menjelma, Tercipta atau Terlahir?

"Karena jawabannya bisa berbeda."

Dean : "Yang mana saja, Kenapa tidak boleh? Itu kan hak Tuhan Bukan?"

Zaqi : "Baiklah, aku suka dengan diskusi yang fleksibel walaupun kita malah jadi melebar."

"Kira-kira, seandainya ada seorang manusia suci datang kepadamu dan berkata dia terlahir untuk menjadi Tuhan, lantas Kau percaya?"

Dean : "Bisa saja, Kalau dia mampu melakukan sejumlah pembuktian ketuhanannya."

Zaqi : "He he, Pembuktian apa yang akan kau minta untuk pengakuan predikat sekelas Tuhan? Debat Iptek?"

Dean : "Mungkin terbang atau sesuatu yang fantastis tentunya, ha ha ha."

Zaqi : "Ha ha, apa bedanya dengan mukjizat seperti para nabi? Nabi tidak mengatakan dirinya adalah Tuhan, bahkan kalau cuma terbang David Copperfield juga melakukannya."

Dean : "Ha ha becanda, sori bro, mungkin aku minta kita semua langsung dibawa ke syurga saja bro."

Zaqi :"Ha ha, jadi sebagai pembuktian, kita ke syurga ya?"

"Bagaimana jika dia memang bisa menempatkanmu kesuatu dimensi lain yang tidak kau kenal, tempat yang sangat indah, penuh kesenangan, dimana tempat tesebut tidak pernah terjangkau akal kita."

"Apakah dia resmi jadi Tuhan mu?"

Dean :"Bisa jadi, artinya dia dapat membuktikan, bukan?"

Zaqi : "Kurang greget Bro, Where's your science logic?"

"Untung mesin waktu sampai saat ini masih khayalan, bayangkan jika memang ada, kita semua akan resmi menjadi tuhan, saat kita bawa orang 'Zaman Batu' itu ke 'Zaman Sekarang'."

"Gak usah jauh-jauh deh, kau culiklah saudara kita yang terisolir di pedalaman ke hotel bintang 5, baginya mungkin sudah seperti melihat syurga bukan? ha ha."

Dean : "Ha ha, Ok deh, kalau kamu, pembuktian apa yang kau minta?"

Zaqi : "Cukup kuminta dia menjelaskan tentang dirinya sendiri."

"Dari jawabannya saja, kita sudah bisa menilai siapa dia"

Dean : "Bagaimana kalau dia mampu memberikan jawaban logis?"

Zaqi : "Cobalah kau wakilkan jawaban logis itu."

Dean : "Ya misal dia mengatakan dia adalah Tuhan Yang Maha Esa, Maha Kuasa, Maha Pencipta, Kekal dan sebagainya yang tadi kita bicarakan, Belum cukup?"

Zaqi : "Masalahnya dia yang berbicara padaku tidak Maha Esa karena serupa dengan kita-kita juga bahkan banyak yang lebih baik dari dia, entah fisik, intelektualitas, materi dan sebagainya.

"Tidak Maha Kuasa karena masih harus bergantung pada kebutuhan-kebutuhan manusia seperti uang, makanan, keselamatan, kesehatan, orang tua, teman, alat transportasi, alat komunikasi dan sebagainya."

"Tidak Maha Pencipta karena dia sendiri adalah ciptaan melalui proses kelahiran."

"Tidak terdahulu karena eksistensinya hanya ada di rentang umurnya.

"Tidak Kekal karena fisiknya juga mengalami proses penuan sesuai umurnya dan kalau kita ditakdirkan lebih berumur panjang dari dia, ujung-ujungnya akan menyaksikan kematiannya."

"Apa bedanya dengan pengakuan dia dengan pengakuan Fir'aun serta Fir'aun-Fir'aun modern yang kita kenal?"

"Berikutnya ada pertanyaan, misi apa yang dibawa serta urgensinya hingga Tuhan harus menjelma menjadi manusia?"

"Terakhir efektifkah strategi penjelmaan itu terhadap misinya?

"Apakah tidak janggal seorang presiden seolah menyamar blusukan hanya untuk sebagian kecil rakyatnya tanpa pengawalan, tanpa atribut kepresidenan, berusaha tampil mirip dengan rakyatnya tetapi disaat yang sama juga mengabarkan identitasnya kepresidenannya.

Dean : "Tapi Tuhan mu pun melakukan hal yang tidak efektif, Bro, Buat apa Dia mengirim kita kedunia untuk menyembahnya, kalau Dia Maha Kuasa, sim salabim saja."

Zaqi : "Ha ha sabar bro, Tuhan ku kan bukan manusia, nanti semakin melebar tanpa ada yang tuntas, kita mau melompat ke diskusi sim salabim atau kita selesaikan masalah manusia, hewan, binatang, pohon atau benda yang di Tuhankan?"

Dean : "He he, i'm atheis, aku hanya mencoba mewakili golongan yang lain."

"Jadi siapa Tuhan mu?"

Zaqi : "Tadi sedang kujelaskan tapi kau geser materi diskusinya, sekarang ikuti materi mu, malah kau kembalikan lagi ke awal, ha ha ha."

"Ku coba kerucutkan ya."

"Karena kau sedang mencari Tuhan dan agama yang sesuai logika akal sehat, apakah kau mau mempercayai Tuhan yang tidak Maha Esa, tidak Maha Kuasa, tidak Maha Pencipta, Tidak Terdahulu dan Bisa Mati?"

"atau seperti yang kau baru bilang, i'm atheis?, diskusi pun akan kembali ke pertemuan pertama kita."

Dean : "Ha ha, sori bro, Ok, tentang status keagamaanku entah apalah namanya."

"Aku setuju jika Tuhan harus ada, agama harus ada, kita juga sepertinya telah menganulir beberapa pilihan Tuhan yang ditawarkan macam-macam agama tetapi tidak lolos kualifikasi.

Zaqi : "Jangan salah sangka bro, dalam diskusi kita tadi, aku kan tidak menyebut nama agama apa pun, tidak menganulir atau memilih nama agama, aku hanya mengarahkan agar kita harus sepakat terlebih dahulu tentang persepsi akan Tuhan."

"Setelahnya aku hanya akan menjelaskan semampuku tentang Tuhan dan Agama ku saja, masalah agama-agama yang lain nanti kau teliti sendiri saja, agar lebih objektif."

"Yang penting apakah kita telah sepakat mengenai spesifikasi tadi? Agar aku bisa meletakkannya kedepan parameter-parameter tadi."

Dean : "Sepakat Bro."

Zaqi : "Bismillahirrahmannirrahiim."

"Siapakah Tuhanku?"

"Bukan aku yang harus mendifinisikannya, tapi biarlah Dia yang mengenalkan diri-Nya kepada mu melalui perkataan-Nya dalam kitab suci Al Qur'an yang dititipkan melalui Nabi Muhammad SAW dalam surat Al Ikhlas : 1-4


قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ ﴿١﴾ اللَّهُ الصَّمَدُ ﴿٢﴾ لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ ﴿٣﴾ وَلَمْ يَكُن لَّهُ كُفُوًا أَحَدٌ ﴿٤


1. Katakanlah: Dia-lah Allah, Yang Maha Esa
2. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu
3. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan
4. Dan tidak ada yang setara dengan Dia


(Bersambung)

 

Wallahu a’lam bish-shawab

SAJADA Media Islam Inspiratif

 

Baca Juga :

Diskusi Kedai Kopi 1 (Tuhan?)

Diskusi Kedai Kopi 2 (Agama?)

Diskusi Kedai Kopi 3b (Islam?)

 


Novel Religi - Al Kahfi Land - Mencarimu Menyebrang Waktu

baca juga trendingrumah.com

Feed not found.

NEWS

Sejumlah Ulama Mengutuk Aksi Teror Bom

 

Kejadian teror bom di Surabaya dan tempat-tempat lainnya yang baru-bara saja terjadi cukup kembali membuat semua pihak geram. Berbagai ulama di Indonesia pun menyampaikan bahwa tindakan tersebut tidak dibenarkan dalam agama dan mengutuk siapa pun pelakunya. 

Jika Dakwah Adalah Kegiatan Marketing

 

Seringkali kita merasa sedang mengajak (berdakwah) padahal kita malah semakin menjauhkan target audiens tersebut kepada Islam. Logika sederhananya adalah, apakah kita akan membeli produk yang dijual oleh sales yang membenci kita? 

Akhir Dakwah Petinju Legendaris, Muhammad Ali

 

Usai bersyahadat, Petinju legendaris yang dijuluki The Greatest (terbesar), Muhammad Ali berkata, ”Aku meyakini bahwa aku sedang berada di depan sebuah kebenaran yang tak mungkin berasal dari manusia.”

Jika Islam adalah Sebuah Brand

 

Jika Islam adalah sebuah Brand, maka pendakwah adalah pemegang peranan fungsi Marketing dan Public Relation. Bila terjadi pergeseran persepsi, maka saatnya kita koreksi diri dan kembali kepada value dan cara memasarkan (dakwah) seperti yang diajarkan Rasulullah. 

Bijaksana Dalam Share Di Media Sosial

 

Jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.

EKONOMI SYARIAH

Kongres Ekonomi Umat 2017

 

Kongres Ekonomi Umat Majelis Ulama Indonesia (MUI) diselenggarakan pada 22-24 April 2017 di Hotel Sahid, Jakarta. 

Dompet Dhuafa Kirim Dai Ambassador ke Berbagai Negara

 

Dompet Dhuafa akan mengirimkan 25 Dai Ambassador ke berbagai negara selama bulan suci Ramadhan. Tahun ini merupakan kali keenam Dompet Dhuafa melalui Corps Dai Dompet Dhuafa (Cordofa) mengirimkan dai ke luar negeri secara berturut-turut sejak 2013 

Aplikasi Muslim Ummah Merupakan Aplikasi Lifestyle Tentang Islam

 

Aplikasi Muslim Ummah merupakan aplikasi lifestyle tentang Islam dan juga pengingat jadwal sholat serta Al Qur’an yang disertai audio untuk pembelajaran Al Quran per ayat. Saat ini Aplikasi Muslim Ummah sudah mencapai ratusan ribu download dengan lebih dari puluhan ribu pengguna aktif setiap hari. 

Ethis Crowd Mengenalkan Fintech Crowd Founding Berbasis Syariah Pertama di Dunia

 

Di tengah bangkitnya pilar-pilar ekonomi berbasis syariah, Ethis Crowd mengenalkan fintech crowd founding properti berbasis syariah pertama di dunia.

Wujudkan Indonesia Sebagai Kiblat fashion Muslim Dunia

 

Indonesia merupakan negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia. Potensi ini harus menjadi sebuah modal awal untuk melangkah sebagai pemain terdepan. 

BELAJAR

Bab: Seorang muslim adalah orang yang Kaum Muslimin selamat dari lisan dan tangannya

KITAB: IMAN

Bab: Seorang muslim adalah orang yang Kaum Muslimin selamat dari lisan dan tangannya

 

Bab: Sunahnya mengangkat kedua tangan sebatas kedua pundak saat takbiratul ikram

5 KITAB: KITAB

Bab: Sunahnya mengangkat kedua tangan sebatas kedua pundak saat takbiratul ikram

 

Rukun Sholat

 

Rukun Shalat adalah setiap perkataan atau perbuatan yang akan membentuk hakikat shalat. Jika salah satu rukun ini tidak ada, maka shalat pun tidak sah. 

Bab: Cara dicabutnya ilmu

KITAB: ILMU

Bab: Cara dicabutnya ilmu

 

Bab: Wajibnya wanita mandi jika mengeluarkan mani

3 KITAB: THAHARAH

Bab: Wajibnya wanita mandi jika mengeluarkan mani

 

TAUSIYAH

Balasan Surat Cinta Karena Allah (Berbeda Tetapi Tetap Sayang)

 

Sungguh Allah telah memuliakan kita dengan Islam dan Iman sebagaimana pernyataan sahabat mulia Umar bin Khottob Radiallahu Anhu

Jangan Membenci Saat "Yang Berbeda" Bertanya

 

Seseorang bertanya, : "Kenapa Allah menurunkan Agama Yahudi dan Nasrani melalui nabi-nabinya? Jika Islam turun melalui Nabi Muhammad SAW, Bagaimana nasib Nabi-Nabi yang tidak beragama Islam sebelum jaman Rasulullah SAW?"

 

Bersabar Saat Dalam Kelapangan Rezeki

 

"Tidaklah mungkin terjadi seorang fakir menderita kelaparan dan kekurangan pakaian, kecuali oleh sebab kebakhilan kaum berpunya. Ingatlah, Allah SWT akan melakukan perhitungan yang teliti dan meminta pertanggungjawaban mereka dan selanjutnya akan menyiksa mereka dengan siksaan yang pedih" (HR Ash-Shabuni).

Berbeda Tetapi Tetap Sayang

 

Sungguh walau kami berdua berbeda faham, tetapi beliau mau hadir untuk memberi tausiyah walau tidak ikut zikir bersama. Beliau tidak berqunut, tetapi saat sholat subuh di mesjid Az Zikra disamping abang, beliau ikut berqunut.

Adab di Hari Raya

 

Hari raya bagi seorang muslim bukan sekedar berbahagia dan bersenang-senang tetapi justru merupakan momen untuk semakin menguatkan hubungan dengan Allah Subhana WaTa’ala

SEJARAH

Nabi Ayyub AS

 

Iblis mengira ketaatan Nabi Ayub AS adalah hanyalah ketaatan untuk mengamankan kondisi ideal sang nabi agar terus dapat hidup dengan segala kenyamanan tersebut.

KH. Hasyim Asy'ari

 

Hasyim Asy'arie kemudian memutuskan untuk kembali ke Mekkah dan menetap di sana selama kurang lebih tujuh tahun. Di Mekkah beliau banyak berguru ke ulama-ulama besar baik dari Mekkah sendiri maupun ulama Indonesia. 

Kisah Nabi Sulaiman, Semut & Cacing Buta

 

Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauh mahfuzh).

KH. Ahmad Dahlan

 

Pada usia 15 tahun, beliau berhaji sekaligus menuntut ilmu ke Mekah. Selama 5 tahun berguru kepada banyak tokoh besar Islam dunia, beliau juga mulai bersentuhan dengan berbagai pemikiran Islam pembaharu. 

REFERENSI

Muhammad Idrus Ramli

 

Muhammad Idrus Ramli, Pada masa kecilnya belajar al-Qur’an, tajwid, dasar-dasar agama dan gramatika Arab kepada Kiai Nasyith di Pondok Pesantren Nashirul Ulum.  

Jadwal Majelis Taklim, Ceramah, Tausiyah Ustadz Syafiq Riza Basalamah

 

Jadwal Majelis Taklim, Ceramah, Tausiyah Ustadz  Syafiq Riza Basalamah

Sabtu 20 Mei 2017

Kajian Dhuha 09.00 | Akankah Lebih Baik?
Masjid Raya Al Musyawarah, Jl Boulevard Kelapa Gading 
Jakarta Utara 

Abdullah Gymnastiar

 

Yan Gymnastiar atau lebih dikenal sebagai Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym adalah seorang pendakwah, penulis buku, pengusaha dan pendiri Pondok Pesantren Daarut Tauhiid di Jalan Gegerkalong Girang, Bandung. 

Jadwal Majelis Taklim, Ceramah, Tausiyah Syekh Ali Jaber 11 Juni 2017

 

Jadwal Majelis Taklim, Ceramah, Tausiyah Syekh Ali Jaber 2017 

Hijab Fashion Parade

 

Hijab Fashion Parade
Kamis, 15 Juni 2017
Hotel Sari Pan Pasific, Istana Ballroom. Jakarta 

DOA

Doa Sebelum dan Sesudah Masuk Kamar Mandi (WC)

 

ALLAHUMMA INNII A'UUDZU BIKA MINAL KHUBUTSI WAL KHOBAAITSI

Ya Allah sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari setan laki-laki dan setan perempuan

Doa Sebelum dan Sesudah Tidur

 

Bismika Allahuma Ahya Wa Amuut.

Alhamdulillahi ladzi Ahyana Ba'da Maa Amaa Tanaa Wa ilaihin Nusyuur.

Doa Sebelum dan Sesudah Belajar

 

Robbii Zidnii ‘Ilmaa, Warzuqnii Fahmaa, Waj’alnii Minash-Shoolihiin

Ya Allah Tambahkanlah aku ilmu, Dan berilah aku karunia untuk dapat memahaminya, Dan jadikanlah aku termasuk golongannya orang-orang yang soleh.

Doa Sebelum Makan & Sesudah Makan

 

Allahuma Baarik lanaa fiimaa razaqtanaa waqinaa 'adzaa bannaar.


Alhamdulillahilladzii ath'amanaa wa saqoonaa wa ja'alanaa muslimin.

Doa Sebelum dan Sesudah Bepegian

 

BISMILLAHI TAWAKALTU 'ALALLAHI LAA HAULA WA LAA QUWATA ILLA BILLAH

Dengan nama Allah, aku berserah diri kepada Allah, tiada daya dan upaya melainkan dengan pertolongan Allah